Enggan memikirkan bonus, Zohri ingin fokus tampil di Olimpiade

Zohri dijanjikan bonus jika mampu mencatatkan waktu di bawah 10 detik dalam lari 100m.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri mengaku hanya ingin fokus berlaga di Olimpiade Tokyo. Ia tak terlalu memikirkan bonus yang dijanjikan Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan saat ditemui di sela-sela sesi latihan di Stadion Senayan Madya, Jakarta, Senin (3/5).

“Kalau soal bonus belakangan ini, yang penting saya fokus ke pertandingan. Saya ingin memberikan yang terbaik dan bisa mencatat waktu terbaik juga,” kata Zohri.

Sebelumnya, Luhut mengutarakan niatnya untuk memberikan bonus bagi pelari asal Nusa Tenggara Barat jika mampu memecahkan rekor di Olimpiade Tokyo yang akan dimulai Juli mendatang. Zohri memiliki catatan waktu lari 100 meter 10,03 detik. Dengan rekor tersebut, Luhut yakin Zohri bisa lolos ke semifinal jika bisa menjaga timeline-nya.

Namun, jika Zohri dapat mencatat waktu di bawah 10 detik maka dia dijanjikan hadiah bonus. Zohri mengatakan, target di bawah 10 detik merupakan target pribadinya di setiap kejuaraan yang diikutinya, baik di tingkat regional, kejuaraan dunia, maupun olimpiade.

“Bagi saya di kejuaraan mana pun, targetnya adalah berjalan di bawah 10 detik. Ya, katakanlah 09,99 detik,” kata Zohri.

Jelang olimpiade, kesiapan Zohri sudah mencapai 90 persen. Ia hanya perlu menjaga mental, melatih teknik ringan dan membangun kepercayaan diri, mengingat sudah lama absen di kancah internasional akibat pandemi. Cedera yang dialaminya sebelumnya diyakini sudah pulih 100 persen dan siap balapan secara maksimal.

sumber: Antara




Source