Erick Thohir Dorong Kepemimpinan Milenial di BUMN

    Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong kepemimpinan milenial di perusahaan milik negara.

    Erick menjelaskan, talenta muda nantinya akan menghadapi tantangan dan dinamika perekonomian nasional dan global.

    Ia berpesan agar sumber daya manusia (SDM) di BUMN menumbuhkan iklim kerja yang inovatif untuk menciptakan peluang bisnis.

    Selain itu, melakukan terobosan bisnis di era digital dan masa depan serta menerapkan nilai-nilai Trustworthiness, Competence, Harmoniousness, Loyalty, and Adaptive (AKHLAK).

    Baca juga: Menteri Erick Terbang ke China untuk Membahas Perkembangan Industri Aki Kendaraan Listrik

    “BUMN harus beradaptasi karena lanskap SDM sudah berubah. Kuncinya, pengelola SDM di BUMN harus segera bertindak untuk menghadapi perubahan tersebut dengan menyiapkan berbagai pengembangan SDM yang siap menghadapi gejala perubahan manajemen, model bisnis atau gaya kepemimpinan, ”ujarnya dalam video conference, Rabu (7/7). 4/2021).

    Baca juga: Daftar Lengkap Sandi Bank di Indonesia untuk Transfer, Dari Bank BUMN ke Daerah

    Ia pun berharap BUMN bisa menghasilkan talenta-talenta terbaik untuk menyambut Indonesia menjadi negara maju pada 2045.

    Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mencanangkan Indonesia pada 2045 menjadi negara maju dengan pendapatan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp 27 juta per bulan.

    Dengan produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang mencapai 7 triliun dolar Amerika Serikat (AS), ekonomi Indonesia telah masuk dalam 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen.

    “BUMN sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu elemen untuk mencapai tujuan menjadi negara maju,” ujarnya.

    Kementerian BUMN mengapresiasi talenta dari berbagai generasi terutama kaum muda dan perempuan, serta talenta dari Kawasan Indonesia Timur seperti dari Sulawesi, Papua dan Papua Barat untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian dan pemberdayaan masyarakat, ”ujar Erick Thohir. .




    Source