Faisal Basri: Bung Hatta Inisiasi Koperasi Kumpulkan Kekuatan Rakyat Lawan Kapitalis

    Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ekonom Faisal Basri menyatakan bahwa Proklamator Republik Indonesia Mohammad Hatta menggagas istilah koperasi sebagai aliansi cita-cita, semacam aliansi modal, oleh rakyat untuk menghadapi kapitalis.

    Demikian disampaikan Faisal Basri dalam talkshow Pekan Bung Hatta yang disiarkan di Channel Youtube BKNP PDI-P, Jumat (13/8/2021).

    “Menurut Hatta, koperasi adalah gerakan menghimpun kekuatan rakyat yang tercerai-berai dan tidak teratur pada masa penjajahan untuk menghadapi kaum kapitalis,” kata Faisal Basri.

    Dalam dialog yang dibawakan oleh Aris Setiawan Jodi, Faisal menjelaskan bahwa konsep ekonomi ide Hatta berasal dari membaca buku dan pengalaman selama pengembaraan intelektual di dalam dan luar negeri.

    Baca juga: Faisal Basri Terkejut Pemerintah Tidak Menyerahkan Bantuan Sembako, Menyinggung Kasus Korupsi Juliari

    Menurut alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu, gagasan ekonomi Hatta merupakan alternatif pemikiran kapitalisme pasca-industri, yang melihat sendiri betapa eksploitatifnya pemilik modal.

    Saat itu terjadi eksploitasi alam di Eropa sehingga muncul gerakan-gerakan untuk melawannya dari berbagai pemikiran.

    Seperti marxisme, sosialisme, dan pemikiran ekonomi yang disebut institusionalis.

    “Selama belajar di Eropa, Bung Hatta melihat bahwa kondisi ekonomi di Indonesia juga merupakan perpanjangan dari kapitalisme global. Jadi, ide ini digagas oleh Bung Hatta sebelum Indonesia merdeka,” lanjut Faisal.

    Faisal Basri melanjutkan, pemikiran Hatta dikirim dari Belanda dalam bentuk tulisan yang dimuat di media perjuangan.



    https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/08/14/faisal-basri-bung-hatta-gagas-koperasi-demi-himpun-kekuatan-rakyat-hadapi-kaum-kapitalis