FAO: Harga Makanan Cetak Rekor Tertinggi dalam 7 Tahun

Indeks Harga Pangan FAO telah meningkat selama 10 bulan berturut-turut

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK – Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) pada Kamis (8/4) mengungkapkan, pada Maret lalu, harga pangan dunia mencapai rata-rata bulanan tertinggi sejak Juni 2014.

Indeks Harga Pangan FAO rata-rata 118,5 poin pada Maret ini, naik 2,4 poin atau 2,1 persen dari bulan lalu. Hal ini disebabkan oleh sub indeks minyak nabati, daging, dan susu mengalami kenaikan yang cukup kuat, sedangkan sub indeks serealia dan gula turun. Ini adalah indeks tertimbang perdagangan yang melacak harga pasar internasional dari lima kelompok komoditas makanan utama.

Indeks harga minyak nabati melonjak 8 persen dalam skala bulanan, mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun di bulan Maret, sementara harga minyak kedelai naik tajam, sebagian besar karena prospek permintaan yang kuat dari sektor biodiesel.

Indeks Harga Susu FAO naik 3,9 persen dari bulan sebelumnya, sementara harga mentega terbantu oleh pasokan yang agak ketat di Eropa karena meningkatnya permintaan untuk mengantisipasi pemulihan di sektor jasa makanan.

Bulan lalu, indeks harga daging naik 2,3 persen dari Februari, dengan impor oleh China dan lonjakan penjualan internal di Eropa.

Indeks Harga Sereal FAO turun 1,8 persen di bulan Maret dalam skala bulanan, tetapi masih lebih tinggi 26,5 persen dari bulan yang sama tahun lalu.

Masih lebih dari 30 persen di atas level tahun sebelumnya, indeks harga gula juga merosot 4,0 persen dibanding periode yang sama, dipicu prospek ekspor besar dari India.

sumber: https://www.aa.com.tr/id/dunia/fao-harga-pangan-pada-maret-cetak-rekor-tertinggi-dalam-7-tahun-/2202364




Source