FAO: Pertanian Indonesia Luar Biasa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Perwakilan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Indonesia Richard Trenchard mengatakan di masa sulit seperti pandemi saat ini, sektor pertanian Indonesia telah memberikan kontribusi dan menjaga pertumbuhan ekonomi yang positif. Ini prestasi yang luar biasa dan patut diapresiasi.

Pada masa pandemi, peran sektor pertanian di Indonesia cukup signifikan. Hal ini dikarenakan sektor pertanian telah berhasil meningkatkan pertumbuhan PDB sektor pertanian sekitar 2,19% dibandingkan tahun sebelumnya (tahun ke tahun).

“Pertanian Indonesia bisa terus maju karena kolaborasi dan kebersamaan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung ketahanan pangan,” ucapnya.

Menurutnya pertanian Indonesia itu luar biasa, dia bisa melihat berapa orang yang bekerja, jutaan perempuan dan laki-laki. Petani didukung oleh pemerintah, di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten. Richard juga melihat partisipasi perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dan swasta yang terus mendorong pertumbuhan pertanian di negeri ini.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi perhatian dan kontribusi yang diberikan FAO terhadap pembangunan pertanian Indonesia.

“Kami menghargai itu dukung yang telah diberikan, lebih dari 650 proyek dan program kerjasama, serta dukungan lebih dari 1.600 tenaga ahli dan konsultan internasional dan nasional sangat membantu untuk pembangunan pertanian Indonesia, ”ujar Menteri Pertanian.

Di hadapan Richard Trebchard, Menteri Pertanian SYL menyampaikan langkah-langkah bagaimana ketahanan pertanian dapat menjadi tulang punggung saat pandemi Covid-19 melalui 5 Ways of Action (CB) sebagai bentuk kebijakan dalam menjaga ketahanan pangan untuk meningkatkan produksi yang kompetitif dengan dukungan untuk penyediaan infrastruktur melalui teknologi.

Menteri Pertanian menyampaikan optimismenya dengan 5 CB yang memiliki kesamaan dengan 5 jalur aksi yang dikembangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk KTT Sistem Pangan.

“Kami senang mengetahui bahwa 5 CB yang kami kerjakan sejalan dengan Five Action Tracks yang dikembangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk KTT Sistem Pangan. kata Menteri Pertanian Syahrul.

“Untuk menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia, kami mengembangkan beberapa kebijakan antara lain; peningkatan kapasitas produksi, pengembangan diversifikasi pangan lokal, penguatan cadangan pangan dan sistem logistik, pengembangan pertanian modern melalui dan peningkatan ekspor komoditas pertanian,” ujar Menteri Pertanian. Pertanian, yang sebelumnya menghadiri pertemuan tingkat menteri Kawasan Asia Timur dan Pasifik yang digelar secara virtual, Jumat (23/4/2021).

Menurut Richard, dukungan FAO yang telah dilakukan adalah dukungan penguatan sistem pangan dan pertanian keluarga yang dilakukan bersama Badan Ketahanan Pangan, penguatan aspek kesehatan hewan dan sektor peternakan melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. , serta percepatan digitalisasi sektor pertanian melalui kerjasama e-Agriculture seperti yang dikembangkan bersama Pusdatin dan Badan Litbang Pertanian.




Source