Forikan KSB Serukan Warga Kreatifitas Olah Ikan

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Ketua Forikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Hj Hanifah Musyafirin, memiliki ide besar untuk menciptakan kreatifitas, serta kemandirian ekonomi bagi ibu rumah tangga dan segenap anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). “Dulu, kita tidak fokus. Masih sebatas kampanye dan lomba-lomba memasak berbahan baku ikan. Sekarang, kita ingin fokus mendampingi agar kreatifitas menciptkan bahan makanan, dan jajanan berbahan baku ikan memiliki nilai tambah secara ekonomi,” kata, Hj Hanifah Musyafirin.
Hal ini disampaikannya, di sela sela acara lomba Cipta Menu Olahan Serba Ikan, di halaman Dinas Kelautan Perikanan (DKP) KSB, belum lama ini.
Menurutnya, KSB memiliki sumber daya perikanan budidaya, dan tangkap besar ke depan. Jadi perlu ada kreatifitas serta pendampingan langsung untuk menciptakan unit usaha atau home industri. Ia mencontohkan, hasil perikanan seperti, Nila, Lele, Gabus, Tenggiri dan udang potensinya sangat banyak.
Dari itu, kata dia, tinggal tugas PKK dan Forikan bagaimana menciptakan ruang kreatifitas bagi ibu rumah tangga, guna menjadi pelaku usaha rumahan tadi. “Kami sudah berbicara dan rapat dengan Disperidag, untuk konsen mengarahkan anggaran untuk membangun serta menciptakan sentra usaha pengolahan makanan berbahan baku ikan. Ke depan industri rumahan tersebut, bisa menjadi icon dan merk unggulan kita,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menegaskan, lomba cipta menu olahan berbahan baku ikan sengaja diadakan untuk melihat berbagai kreatifitas produk olahan makanan berbahan dasar ikan yang dikreasikan oleh anggota PKK.
Tujuannya, selain memancing daya saing dan kualitas produk, juga untuk menggugah selera, tampilan makanan itu sendiri. “Makanan perlu juga daya tarik. Selain enak dan sehat, kita juga ingin tingkatkan nilai jualnya agar dilirik pasar. Kita juga mencari pencipta makanan terbaik untuk mewakili KSB di ajang lomba tingkat provinsi nanti,” tandasnya.
Sementara itu, ketua panitia lomba, yang juga Kasi Daya Saing Produk Perikanan Bidang Sumber Daya dan Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan Perikanan, Deswi Dianty SN, menambahkan lomba cipta menu ini adalah program rutin dilaksanakan seksinya bekerjasama dengan Forikan.
Selain sebagai wadah menguji kreatifitas serta kualitas olahan makanan berbahan dasar ikan, kegiatan tadi juga, kata Deswi untuk menyongsong lomba cipta menu berbahan baku ikan tingkat Provinsi NTB.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) KSB, Mansyur Sofyan, menegaskan DKP sangat mendukung gerakan kampanye makan ikan yang digagas oleh Forikan. Jika konsumsi ikan KSB tinggi, maka akan berdampak terhadap meningkatnya gairah perikanan budidaya dan perikanan tangkap.
Sejauh ini data DKP setempat mencatat angka konsumsi ikan KSB termasuk tertinggi secara nasional.
Data Bidang Sumber Daya dan Daya Saing Produk Perikanan setempat melaporkan tingkat konsumsi ikan daerah ini mencapai 31,1 kg, perkapita perorang pertahunnya. Jumlah itu lebih tinggi dari rata rata konsumsi ikan nasional yang hanya, 29,9 kg perkapita perorang pertahunnya.