Forkopimda Kota Madiun Lakukan Operasi Pengendalian PPKM

REPUBLIKA.CO.ID,MADIUN — Anggota Forkopimda Kota Madiun, Jawa Timur melakukan operasi penertiban penerapan pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM) guna mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah setempat.

Dalam operasi penertiban, petugas gabungan dari Pemkot Madiun bersama Polri dan TNI setempat membidik warga yang ditemukan masih berkerumun saat jam malam diberlakukan mulai pukul 20.00 WIB. Selain itu, juga menyasar pedagang kaki lima yang masih berjualan, atau warung yang kedapatan menyajikan makanan di tempat.

“Dalam dua pekan PPKM darurat, para pelaku usaha dan pedagang kaki lima di Kota Madiun semakin sadar diri,” kata Wakil Walikota Madiun Inda Raya di sela-sela operasi penertiban di Kota Madiun, Minggu malam (18/7).

Menurutnya, Kota Madiun masuk dalam daftar kabupaten/kota di Jawa Timur yang wajib menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM) mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021 guna menekan penyebaran COVID-19.

Oleh karena itu, pihaknya ingin masyarakat Kota Madiun menyadarinya sendiri. Artinya, tanpa pengawasan petugas, masyarakat harus patuh. Disiplin dalam mematuhi PPKM darurat ini penting untuk pengendalian kasus COVID-19 di Kota Madiun.

Ia menambahkan, tingkat mobilitas warga Kota Madiun masih tergolong tinggi selama pelaksanaan PPKM darurat. Oleh karena itu, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 akan menutup sementara sejumlah titik akses untuk masuk ke kota tersebut.

Sejumlah titik yang ditutup antara lain simpang Manisrejo, Jalan Agus Salim, Kolonel Mahardi, Pahlawan, dan Mastrip. Selain itu, ada juga Jalan Duku, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Soekarno-Hatta.

“Kami menutup sejumlah titik karena Kota Madiun masih tinggi dari segi mobilitas dan peningkatan kasus terkonfirmasi COVID-19,” kata Inda Raya.

Dia memastikan, kegiatan pengendalian PPKM darurat akan dilakukan secara intensif, guna menghentikan penyebaran COVID-19. Total kasus COVID-19 di Kota Madiun hingga Minggu (18/7) mencapai 4.526 orang.

Dari jumlah itu, 3.438 orang sembuh, 339 orang masih dirawat, 486 orang menjalani isolasi mandiri di rumah, dan 263 orang meninggal dunia. Penambahan kasus hingga Minggu ini, 135 kasus baru terkonfirmasi, 17 sembuh, dan dua orang meninggal dunia.

https://repjogja.republika.co.id/berita/qwgt23327/forkopimda-kota-madiun-lakukan-operasi-penertiban-ppkm