Gagal Merampok, Tiga Pria di Lubuklinggau Disandera Korban, Ditangkap Dramatis

    TRIBUNNEWS.COM, LUBUKLINGGAU — Insiden penyergapan polisi yang hendak menangkap perampok oleh ratusan warga terjadi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

    Bukannya membantu para perampok, warga melakukan ini karena mereka marah dengan para penjahat.

    Warga ingin mengadili para perampok terlebih dahulu.

    Sementara itu, saat itu perampok yang ketakutan bersembunyi di rumah warga sambil menyandera salah satu warga.

    Alhasil, proses penangkapan pelaku perampokan di Desa Air Kati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1, Minggu (11/7/2021) malam berlangsung dramatis.

    Baca juga: KRONOLOGI Petani Kopi di Sumsel Dirampok 5 Orang Bertopeng, Istri Korban Juga Disetubuhi Pelaku

    Total ada tiga perampok bersenjata yang ditangkap oleh Tim Macan Polres Lubuklinggau.

    Ketiga pelaku adalah Riki (29 tahun), Aswanto alias Datuk (28 tahun), warga Desa Lubuk Alai, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

    Sementara satu pelaku lainnya, Efpan Susanto (25 tahun) merupakan warga Gang Jamaludin, Desa Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1, Kota Lubuklinggau.

    Ketiga pelaku yang gagal melakukan aksi perampokan terhadap Edi Sanja. Warga RT 02. Desa Lubuk Binjai di Jl Raya Air Teman, Desa Air Teman, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I ini, bersembunyi di salah satu rumah warga di Desa Air Kati.

    Baca juga: Niat awalnya untuk merampok, pria ini malah memaksa korban setelah melihatnya keluar dari kamar mandi

    Bahkan, untuk menghindari amukan warga, ketiga pelaku menyandera warga sekitar, ratusan warga yang terpancing emosi amarah mengepung ketiga pelaku di dalam rumah.



    https://www.tribunnews.com/regional/2021/07/13/gagal-merampok-tiga-pria-di-lubuklinggau-sandera-korbannya-penangkapan-berlangsung-dramatis