Gambar PC Diduga Uji Antigen Bekas di Kualanamu, Bangun Rumah & Mobil Mewah Ada 4

TRIBUNNEWS.COM, LUBUKLINGGAU – PC (45 tahun), warga Desa Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) telah ditetapkan sebagai tersangka.

PC yang merupakan Business Manager Laboratorium Kimia Farma wilayah Medan ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap polisi terkait penggunaan alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara (Sumatera Utara) pada Selasa (25/10). 27/4/2021).

Satu PC dari lima orang ditetapkan oleh polisi sebagai tersangka.

Seperti apa tersangka PC di kota asalnya?

Berikut rangkumannya Tribunnews.com, Sabtu (1/5/2021):

1. Bangun rumah mewah

Dikutip dari Sripoku.com (Jaringan Tribunnews.com)Saat ini PC sedang membangun rumah baru berlantai dua tepat di seberang jalan dari rumah lamanya di Desa Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Pembangunan rumah megah ini saat ini dalam tahap penutupan, kayu penunjang coran bangunan rumah masih terlihat dan belum dilepas oleh pembangunnya.

Sedangkan di bagian dalam, beberapa relief rumah sudah terpasang, termasuk pagar besi di depan rumah yang sudah terpasang dan sudah dicat.

Baca juga: Sebanyak 9.000 penumpang di Bandara Kualanamu sudah menggunakan alat uji bekas Covid-19, pelakunya Rp 1,8 miliar

Polisi menghadirkan tersangka dalam pengungkapan kasus penggunaan alat tes cepat antigen bekas di Bandara Kualanamu, saat melepas kasusnya di Mapolda Sumut, Kota Medan, Kamis (29/4/2021). Polda Sumatera Utara berhasil menangkap lima tersangka penyalahgunaan alat tes cepat antigen bekas berinisial RN, AD, AT, EK, dan EL, serta mengamankan sejumlah bukti pelanggaran berupa alat tes cepat antigen bekas. yang siap digunakan. Tribun Medan / Riski Cahyadi (Tribun Medan / Riski Cahyadi)

Menurut informasi dari warga sekitar pembangunan rumah PC mewah tersebut dimulai pada tahun lalu dan saat ini pembangunannya sempat terhenti untuk sementara karena tersandung casing antigen bekas.




Source