Generasi Muda Didorong Menolong Sesama Secara Ikhlas

Sumbawa Besar, gaung NTB
Generasi muda haruslah didorong sejak dini untuk menanamkan kepedulian menolong sesama secara tulus ikhlas serta membantu mereka yang membutuhkan tanpa membedakan ras, golongan, suku dan agama sesuai dengan prinsip kemanusiaan dan prinsip kesamaan dalam prinsip-prinsip dasar gerakan internasional palang merah dan bulan sabit merah, Hal ini disanpaikan Ketua PMI Kabupaten Sumbawa Bapak Drs. H. Rasyidi, pada peringatan HUT ke 71 Palang Merah Indoesia tahun 2016, Sabtu, (17/09). Berbicara PMI lanjut H Rasyidi, tidak lepas dengan sejarah terbentuknya Palang Merah Indonesia itu sendiri, dimana  Ir. Soekarno selaku Prseiden Pertama RI memerintahkan kepada Menteri Kesehatan yang saat itu dijabat oleh Dr. Buntaran Martoatmodjo untuk membentuk badan Palang Merah Nasional, sehingga pada tanggal 5 September Dr. Buntaran menyusun panitia pembentukan  PMI yang beranggotakan, Dr. Bahder Johan, Dr. R. Mochtar,  Dr. Marjuki, Dr. Joehana Dan Dr. Sitanala, yang akhirnya pada tanggal 17 September 1945 pembentukan PMI pun tercapai dengan Ketua PMI Pertama adalah Drs. Mohammad Hatta, papar rasyidi.
Lebih jauh disampaikannya, bahwa pembentukan PMI bertujuan untuk menunjukkan pada dunia internasional bahwa Indonesia mampu melakukan gebrakan setelah diproklamirkannya kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945.
Dalam usia yang 71, PMI telah mengabdikan dirinya bagi rakyat Indonesia di dalam menghadapi berbagai peristiwa kebencanaan, konflik, permasalahan kesehatan, sosial, dan penguatan karakter generasi muda.
PMI dilahirkan selisih satu bulan setelah kemerdekaan negara republik indonesia, sehingga semangat mengisi kemerdekaan senantiasa mewarnai setiap langkah dan kegiatan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat PMI didorong untuk terus menerus mengembangkan kapasitiasnya, memperbaiki pelayanannya, melakukan harmonisasi langkah dengan pemerintah, para mitra, dan tentu saja dengan penerima manfaat yaitu masyarakat di dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan, sebagai upaya nyata untuk meringankan penderitaan mereka yang membutuhkan baik di dalam kondisi bencana maupun non bencana, ujar rasyidi.
peringatan HUT ke-71 tahun ini disemarkakkan dengan berbagai ragam kegiatan seperti lomba mewarnai dan menggambar untuk TK/PAUD dan SD serta lomba melukis bertema kemanusiaan, lomba pembutan tandu, lari karung beregu, terompa panjang, makan kerupuk dan beberapa lomba hiburan lainnya yang diikuti oleh anggota PMR tingkat SMP dan SMA se kota Sumbawa Besar. menutup rangkaian peringatn HUT, PMI Kabupaten Sumbawa menggelar Malam Inagurasi Donor Darah dengan memberikan plakat dan piagam penghargaan kepada mitra aktif PMI serta para pendonor suka rela yang secara rutin mendonorkan darahnya pada kategori 10 kali, 25 kali serta 50 kali.