GILIRAN SEKRETARIS GOLKAR DIPERIKSA JAKSA

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pemeriksaan dan pengambilan keterangan klarifikasi secara marathon serangkaian dengan proses penyelidikan intensif melalui kegiatan Puldata dan Pulbuket yang dilakukan tim Jaksa Penyidik Kejari Sumbawa pada hari kedua pekan ketiga kembali dilakukan Rabu (07/11) kemarin, dan kali ini giliran M Berlian Rayes S.Ag Sekretaris DPD Partai Golkar Sumbawa yang juga anggota DPRD Sumbawa dari Fraksi Partai Golkar diperiksa Jaksa selama tiga jam penuh, terkait dengan proses lidik atas ksus dugaan penyimpangan SPJ fiktif penggunaan dana bantuan Parpol tahun 2017 yang dialokasikan Pemda Sumbawa melalui APBD senilai Rp 124 Juta lebih bagi partai Golkar Sumbawa.
Setelah dua kali dipanggil dan berhalangan hadir pada pemeriksaan dua pekan sebelumnya, karena M Berlian Rayes S.Ag sedang menjalani tugas dinas, akhirnya Rabu kemarin sekitar pukul 09.00 Wita datang memenuhi panggilan Jaksa, dan langsung dilakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan klarifikasi oleh Jaksa Rahajeng Dinar Hanggarjani SH diruang tertutup Pidana Khusus Kejari Sumbawa, dengan menjawab sejumlah pertanyaan Jaksa seputar Spj fiktif bantuan dana partai Golkar tahun 2017 lalu sesuai dengan tupoksi dan tanggung jawabnya yang diemban sebagai pengurus DPD partai Golkar yang berlangsung selama tiga jam penuh hingga berakhir siang hari.
Usai keluar dari ruang pemeriksaan Pidsus, M Berlian Rayes S.Ag ketika dicegat dan dmintai tanggapannya oleh Gaung NTB kemarin, membenarkan kalau dirinya baru saja memberikan keterangan klarifikasi terkait dengan persoalan yang sedang dihadapi partai Golkar berkaitan dengan penggunaan dana bantuan Parpol tahun 2017 lalu, dimana dirinya telah menjelaskan apa adanya berkaitan dengan kegiatan dan program yang dilaksanakan partai Golkar, namun terkait dengan materi apa saja yang ditanya Jaksa mohon maaf saya “No Comment”, yang jelas dirinya telah menjelaskan apa yang menjadi tupoksi dan tanggung jawabnya selaku pengurus dalam hal ini sebagai Sekretaris partai Golkar, tukasnya.
Namun, pihaknya secara pribadi merasa miris dengan persoalan internal yang terjadi dalam tubuh partai Golkar Sumbawa ini, sebab dengan adanya kasus dugaan Spj fiktif yang mencuat kepermukaan tentu akan sangat berpengaruh dan berdampak kepada citra dan kredibilitas partai dan juga khawatir kepada teman-teman caleg Golkar yang baru masuk dan tidak tahu persoalan, sehingga itu berimbas, oleh karena itu sesuai dengan arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar dengan slogan (Hastag) “Golkar Bersih, Golkar Bangkit, Golkar Jaya dan Golkar Menang”, sehingga jika kita mengacu kepada tagline tersebut maka kita harus komit menegakkan aturan yang ada, sehingga pihaknya sangat mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan, tukasnya.
“Kita percaya dengan proses hukum, apa yang terjadi biar aja mengalir, dan sangat mendukung penegakan dan supremasi hukum yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan,” tandas M Berlian Rayes S.Ag.
Selain Sekretaris Partai Golkar Sumbawa dilakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan terkait dengan persoalan Spj fiktif bantuan dana Parpol Golkar tahun 2017 itu, A Halid Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Utan yang sebelumnya telah diperiksa juga kembali dilakukan pemeriksaan tambahan seputar kegiatan yang dilakukan di Kecamatan Utan, dimana Halid sendiri sekitar satu jam penuh memberikan keterangan klarifikasi terhadap Jaksa Penyidik Lalu Mohamad Rasyidi SH diruang tertutup Kasi Pidum Kejari Sumbawa.
Informasi yang berhasil dihimpun Gaung NTB kemarin menyebutkan, kalau pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait juga dijadualkan akan dilakukan tim Jaksa pada Kamis besok (hari ini 08/11) terhadap 4 orang pengurus dan kader Golkar diantaranya Bidang Bapilu, PK Golkar Empang dan PK Golkar Labangka.