Gubernur NTB tak melarang warganya mudik saat Lebaran

    Gubernur NTB mengaku tidak bisa melarang warga mudik saat Lebaran.

    REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM – Gubernur Nusa Tenggara Barat H Zulkieflimansyah menegaskan ada masyarakat yang ingin kembali ke kampung halamannya untuk merayakan Idul Fitri 1442 Hijriah. Menurutnya mudik merupakan hal biasa yang dilakukan setiap menjelang pelaksanaan Idul Fitri.

    Tidak terlarang. Yang penting puasa di bulan Ramadhan, ”ujarnya di Mataram, Minggu (18/2).

    Menurut Gubernur NTB, pihaknya tidak bisa melarang atau memberlakukan larangan bagi masyarakat yang ingin kembali ke Pulau Sumbawa atau Pulau Lombok. Sebab, hal ini merupakan hal yang lumrah dilakukan setiap saat menjelang pelaksanaan Idul Fitri.

    “Mereka pulang karena mereka sangat merindukan. Kalau nanti kita atur, banyak masalah akan terjadi, biarlah mengalir begitu saja, “katanya.

    Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan pelarangan mudik Lebaran 2021. Larangan mudik lebaran ini tertuang dalam Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Penghapusan Mudik Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah pada 6-17 Mei 2021. Larangan ini berlaku di darat, laut. dan moda transportasi udara.

    Pemerintah juga telah menetapkan regulasi mengenai larangan pengoperasian semua moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api pada 6-17 Mei 2021. Bahkan, Kementerian Perhubungan akan menerbitkan surat edaran sebagai acuan pelaksanaan teknis di lapangan terkait. hingga kebijakan pelarangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

    sumber: Antara




    Source