Gubernur Tokyo, Jepang, mulai menindak para pelanggar Deklarasi Darurat Covid-19

    Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

    TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Gubernur Tokyo Yuriko Koike meminta pemerintah pusat segera mengumumkan status darurat Covid-19 dan memberlakukan denda bagi pelanggar Undang-Undang Antisipasi Corona dalam waktu dekat.

    “Jumlah penularannya meningkat drastis, termasuk yang terkena virus korona mutan baru, saya minta pemerintah pusat segera mengumumkan keadaan darurat dan Tokyo bisa memberlakukan denda bagi pelanggarnya nanti,” kata Gubernur Yuriko Koike, Kamis (8/4 / 2021).

    Apalagi, saat ini menurutnya sudah hampir setahun keadaan darurat diberlakukan di Jepang.

    “Bahkan jika Anda melihat contoh Prancis, negara yang kuat di mana Anda akan didenda 1 juta yen hanya karena keluar telah melakukan penguncian yang sempurna. Saya ingin melakukannya seperti Prancis,” kata Koike.

    “Dalam kasus Jepang, pertama-tama diselesaikan dengan kerja sama yang luar biasa dari kalian semua,” tambahnya.

    Gubernur Tokyo Yuriko Koike (Foto Richard Susilo)

    “Sekarang jumlah orang yang tertular bertambah lagi. Lagipula cukup sulit untuk mencapai peningkatan nol. Berbagai pengetahuan telah dikumpulkan, bagaimana membuat orang bekerja sama sambil memasukkan pengalaman seperti itu di Prancis. Saya rasa saya sangat antusias .sistem di setiap negara di dunia, tapi menurut saya akan sama, “kata Koike.

    Permintaan cuti dimungkinkan berdasarkan pernyataan bahwa tidak dapat dilakukan berdasarkan langkah-langkah prioritas.

    Hukuman bagi bisnis yang tidak mematuhi “pesanan” tanpa alasan yang dapat dibenarkan dan bisnis yang menolak pemeriksaan di tempat adalah denda 200.000 yen.

    Sedangkan di bawah prioritas tindakan denda 300.000 yen jika terjadi pelanggaran berdasarkan deklarasi darurat, kata Koike yang berjanji akan menerapkannya di lapangan.

    Baca juga: Operasi Transplantasi Paru-Paru Hidup Pertama di Dunia untuk Penderita Corona oleh Universitas Kyoto, Jepang

    Baca juga: 4 juta yen stres hutang, calon suami keponakan kaisar Jepang mengeluarkan 28 halaman dokumen

    Tindakan prioritas seperti deklarasi darurat di Tokyo dan 5 prefektur lainnya (Kyoto, Okinawa, Osaka, Hyogo dan Miyagi) akan dilaksanakan mulai Senin, 12 April 2021 dan PM Jepang akan mengumumkannya malam ini.

    Di Tokyo, keadaan darurat dicabut pada 21 Maret.

    Jumlah orang yang baru terinfeksi di Tokyo pada 8 April 2021 adalah 545, melebihi 500 untuk hari kedua berturut-turut.

    Diperkirakan saat ini juga akan ada sekitar 500 orang yang terjangkit virus corona.

    Sementara itu, telah diterbitkan buku baru “Rahasia Ninja di Jepang” yang berisi tentang kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, seni bela diri yang luar biasa, dan penguasaan ilmu hitam yang tak terduga. informasi lebih lanjut ke: [email protected]




    Source