Hari Asyura Sebelum dan Setelah Kedatangan Islam

    IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Di bulan Muharram ada hari penting bagi umat Yahudi. Hari itu adalah Hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Al Hafizh Ibn Hajar al-Asqalani dalam ‘Fathul Baari’ menjelaskan, Hari Asyura sangat diagungkan oleh kaum Yahudi pada masa jahiliyah.

    Mereka memperingati hari itu karena pada hari itu Allah menyelamatkan Nabi Musa AS dan para pengikutnya dari kejaran Fir’aun dan pasukannya. Orang-orang Yahudi memperingati hari Asyura dengan berpuasa sebagai tanda syukur atas keselamatan Nabi Musa dan para pengikutnya yang diberikan oleh Allah SWT.

    Asyura sendiri memiliki arti yang ke 10. Pada periode sebelum kedatangan Islam, Hari Asyura diperingati sebagai hari libur resmi bangsa Arab. Saat itulah orang-orang berpuasa dan bersyukur menyambut hari itu dengan penuh suka cita karena Hari Nawruz adalah hari libur di Iran.

    Bagi orang Arab awal, Hari Asyura adalah hari libur bersejarah sehingga pada hari itu setiap suku mengadakan perayaan dengan mengenakan pakaian baru dan mendekorasi kota mereka. Sekelompok orang Arab, yang dikenal sebagai Yazidi, juga bergembira di hari raya.



    https://www.ihram.co.id/berita/qxxv8e313/hari-asyura-sebelum-dan-sesudah-datangnya-islam