Hari ini, Pertemuan Fisik Pertama Para Pemimpin ASEAN Saat Pandemi Diadakan di Jakarta

Laporan Jurnalis Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Para pemimpin ASEAN, termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah menerima undangan dari Sultan Brunei Darussalam selaku Ketua ASEAN untuk menghadiri ASEAN Leaders ‘Meeting yang akan diadakan di Sekretariat ASEAN, Jakarta, pada Sabtu (24/4/2021).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pelaksanaan ASEAN Leaders ‘Meeting diharapkan dapat mencapai kesepakatan tentang langkah-langkah baik bagi masyarakat Myanmar dan membantu Myanmar keluar dari situasi saat ini.

Baca juga: Besok PM Singapura akan berangkat ke Jakarta untuk menghadiri KTT ASEAN membahas Krisis Myanmar

“Jika kita melihat ke belakang, ASEAN Leaders ‘Meeting merupakan inisiatif Indonesia dan merupakan tindak lanjut dari perbincangan antara Presiden Republik Indonesia dengan Sultan Brunei Darussalam selaku Ketua ASEAN,” ujarnya secara virtual. siaran pers yang disiarkan oleh Youtube Sekretariat Presiden, Jumat 2021).

Proses persiapan berlanjut pada pertemuan pejabat senior (SOM) dan para menteri luar negeri negara-negara ASEAN.

Retno Marsudi sendiri telah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam dan Menteri Luar Negeri Malaysia pada Kamis.

Baca juga: Menlu Jepang Dukung KTT Asean di Jakarta Besok untuk Desak Junta Militer Myanmar Hentikan Kekerasan

Sedangkan malam ini, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia akan mengadakan working dinner dengan para menteri luar negeri negara-negara ASEAN yang telah hadir di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, para menteri luar negeri akan membahas persiapan final ASEAN Leaders ‘Meeting yang akan dilaksanakan mulai besok sore.

Sebagai informasi, penyelenggaraan pertemuan ini akan menjadi pertemuan fisik langsung pertama para pemimpin ASEAN selama pandemi ini.

Hal tersebut menggambarkan keseriusan dan tekad para pemimpin ASEAN untuk membantu Myanmar.

“Komitmen para pemimpin untuk bertemu secara fisik merupakan cerminan dari kepedulian ASEAN yang mendalam atas situasi di Myanmar dan tekad ASEAN untuk membantu Myanmar keluar dari krisis ini,” ujarnya.




Source