Hingga Rabu, 414 ribu kendaraan telah meninggalkan Jabodetabek

Total volume kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek meningkat 8,9 persen dari kondisi normal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat hingga H-1 menjelang pelarangan mudik, sebanyak 414.774 kendaraan keluar dari wilayah Jabotabek. Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, angka tersebut merupakan arus lalu lintas kumulatif (lalu lintas) dari beberapa Barrier / Main Toll Gates (GT) yaitu Cikupa GT (arah Barat), Ciawi GT (arah Selatan) , dan GT Utama Cikampek dan GT Kalihurip Utama (arah timur).

“Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek mengalami peningkatan 8,9 persen dibandingkan lalu lintas normal,” kata Heru dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (6/5).

Untuk distribusi lalu lintas keluar Jakarta dari tiga arah, mayoritas 193.698 kendaraan menuju Timur, 133.191 kendaraan menuju Barat, dan 87.885 kendaraan menuju Selatan. Sedangkan rincian distribusi lalu lintas ke arah timur yaitu di GT Cikampek Utama dengan total 110.975 kendaraan meninggalkan Jakarta atau meningkat 36 persen dari lalu lintas normal.

Kemudian di GT Kalihurip Utama dengan total 82.723 kendaraan meninggalkan Jakarta, meningkat 8,8 persen dari lalu lintas normal. Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju Timur sebanyak 193.698, meningkat 23 persen dari lalu lintas normal.

Sedangkan rincian distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta menuju Barat melalui Tol Cikupa GT Tangerang-Merak sebanyak 133.191 kendaraan, turun 1,5 persen dari lalu lintas normal. Sedangkan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta tujuan selatan / lokal melalui tol Ciawi GT Jagorawi sebanyak 87.885 kendaraan, turun 0,4 persen dari lalu lintas normal.

sumber: Antara




Source