Hino Ranger FLX 260 JW 8×2, Truk Logistik untuk Mengatasi Batasan Muatan dalam Peraturan ODOL

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mulai tahun 2023, Pemerintah bertekad membebaskan Indonesia dari kendaraan angkutan barang over dimensional and overloaded (ODOL) di jalan yang dituding sebagai penyebab kecelakaan, kemacetan lalu lintas, dan jalan yang mudah rusak.

    Pabrikan otomotif mengantisipasi hal ini dengan menghadirkan truk dengan lebih banyak gardan beban agar tetap membawa beban besar dan bebas dari risiko aturan ODOL.

    Baru-baru ini, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) merilis truk medium duty Hino Ranger FLX 260 JW (8×2) di Hino Total Support Center, Jatake, Tangerang, Selasa (7/4/2021).

    Hino Ranger FLX 260 JW 8×2 memiliki bodi ekstra panjang hingga 9,7 meter untuk memenuhi kebutuhan para pelaku industri logistik dengan berbagai aplikasi mulai dari wingbox, dump truck hingga tank truck dan flat bed.

    Baca juga: Hino Luncurkan Bus Chassis US R260 with Air Suspension, harga eceran Rp 951 juta

    Dengan penggerak 8×2 dalam 4 sumbu roda beban, truk ini diklaim mampu mengangkut beban lebih maksimal, lebih stabil dan kuat karena distribusi beban lebih merata.

    Truk ini memiliki panjang 11.950 mm dengan jarak sumbu roda 1.850 + 3.880 + 1.350 milimeter dan GVW 32 ton yang dilengkapi sistem pengereman full air untuk pengereman yang lebih mencekam.

    Baca juga: Hino Menunjuk Badan Adi Putro untuk Memasang Komponen Suspensi Udara di Sasis Bus US R260

    Truk ini dilengkapi dengan kamera belakang untuk membantu pengemudi melihat kondisi di belakang saat memundurkan melalui kaca spion di dalam kabin dan juga dilengkapi dengan tambahan spion samping untuk mengatasi titik buta.

    Untuk kenyamanan perjalanan jauh, kursi pengemudi sudah dilengkapi Seat Air Suspension.

    “Truk ini merupakan bentuk dukungan Hino kepada pemerintah terhadap program Zero ODOL karena memiliki distribusi beban yang merata di seluruh sumbu roda eksisting, sehingga mengurangi bobot hanya pada satu titik bantalan tertentu di jalan raya,” ujar Santiko Wardoyo. COO Direktur HMSI.

    “Diperlukan efisiensi logistik dan ekosistem yang terintegrasi agar Indonesia dapat terus bersaing dengan negara lain. Untuk itu, sebagai market leader untuk truk medium duty di Indonesia, Hino membantu kelancaran arus logistik dengan produk terbaik, atau apa yang kami biasanya menyebut produk yang paling cocok, “tambah Masato Uchida, Presiden Direktur HMSI.

    Hino Ranger FLX 260 JW (8×2) ditawarkan dengan harga Rp 930 juta off the road chassis cab.

    Hino juga memperkenalkan Sistem Pembelajaran Web Pelanggan Hino, yang merupakan fitur online untuk memudahkan konsumen mendapatkan pelatihan bagi pengemudi dan mekanik untuk mempermudah operasi bisnis.

    Sistem Pembelajaran Web Pelanggan Hino sementara dapat diakses di https://htc.hino.co.id/trainingcenter/ dengan desain modern dan responsif.

    Fitur-fitur di situs ini memberikan kebebasan dalam memilih pelatihan seperti pelatihan pengemudi, pelatihan mekanik, sertifikasi, dan Akademi Hino.

    Pelanggan akan diminta mengisi formulir untuk mengikuti pelatihan dengan jadwal yang dapat disesuaikan. Di Sistem Pembelajaran Web Pelanggan Hino, pelanggan juga bisa mendapatkan jadwal pelatihan, informasi produk hingga tip perawatan kendaraan.




    Source