HS Melakukan Perjanjian Kabul dengan Kekasihnya di Kantor Polisi

HS ditangkap polisi seminggu sebelum hari pernikahan.

REPUBLIKA.CO.ID, KEPULAUAN MERANTI – HS, pria di Selatpanjang, terpaksa menjalani proses akad nikah dengan kekasihnya di Mapolda Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Kamis (8/4). Ia ditangkap aparat dalam kasus narkoba.

HS (40) adalah warga Banglas, Kecamatan Tebingtinggi. Ia dan tiga temannya ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polda Kepulauan Meranti karena memiliki sembilan paket sabu yang siap diedarkan dengan berat total 1,03 gram.

Penangkapan itu terjadi pada pertengahan Maret, atau sekitar sepekan sebelum tanggal pernikahan HS dan kekasihnya, ST (35), warga Selatpanjang Timur. Menjadi tersangka dan harus berada di balik jeruji besi, ternyata tak menyurutkan kekuatan cinta mereka.

Kini HS resmi menikah dengan ST. Kedua mempelai menikah di depan Ketua KUA Kecamatan Tebingtinggi. Persetujuan kabupaten disaksikan oleh sejumlah keluarga dan kerabat yang terbatas, serta menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga terlihat petugas Polsek berseragam yang berjaga dan mengawal prosesi akad nikah hingga acara berakhir dengan aman dan lancar.

Secara terpisah, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito mengatakan, pihaknya memfasilitasi pernikahan napi sebagai bentuk pengabdian. Ini sebagai bentuk pengabdian dari Sat Tahti Polres Kepulauan Meranti kepada narapidana. Kami memfasilitasi narapidana untuk menikah, kata Eko.

Sekarang MS dan ST sudah resmi dan resmi menjadi suami istri. Tapi mereka belum bisa menikmati bulan madu mereka, karena MS harus bertanggung jawab atas tindakan mereka.

sumber: Antara




Source