IA ITB Batch I Lembaga Ketahanan Nasional Beri Bantuan Korban Bencana NTT

Pengumpulan donasi ini masih menjadi bagian dari gerakan Ganesha Peduli Bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Alumni Pemantapan Nilai-nilai Nasional (Taplai) Ikatan Alumni (IA) ITB Angkatan I Tahun 2021 Lemhannas RI menyerahkan bantuan Rp 25 juta kepada Salman Wakaf di Masjid Lumens Kopi, Rabu (7/4). Bantuan akan diberikan untuk meringankan beban korban banjir bandang dan longsor di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Ketua IA ITB Angkatan I Lemhanas, Elfi Meilano, ini merupakan kegiatan pertama di bidang sosial. Tapi, lain kali akan cukup banyak kegiatan bakti sosial yang dilakukan karena banyak anggotanya yang sudah berprofesi sebagai profesional, bukan? lulusan segar.

Organisasi itu sendiri, katanya, baru saja dimulai. Anggotanya, peserta Lemhanas angkatan pertama sebanyak 97 orang. Ini, kegiatan sosial pertama organisasi.

“Kami bekerjasama dengan Salman Wakaf karena kami berpengalaman di bidang ini dan kami Alumni ITB. Dana yang terkumpul Rp 25 juta. Ini akan kami lanjutkan karena beberapa komunitas alumni ITB juga melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Menurut Korporat Wakaf Salman, Ryan Faisal, pengumpulan santunan tersebut masih merupakan bagian dari gerakan Ganesha Peduli Bencana yang dimulai pada akhir Februari lalu.

“Tapi kemudian terjadi banjir bandang di NTT. Kami berkolaborasi dengan komunitas gerakan bersama perhatian dalam bencana. Kami juga banyak berkolaborasi dengan masyarakat, ”ujarnya.

Saat ini, kata dia, relawan sudah sampai di lokasi bencana. Padahal, ada dua pulau yang cukup parah, salah satunya Pulau Adonara.

“Kedua daerah itu dipilih karena jumlah korban tewas bertambah 67 orang. Diperkirakan 51 orang masih dalam pencarian,” kata Ryan seraya mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan pendampingan di kedua pulau tersebut.

Bentuk bantuan, kata dia, dalam bentuk tunai. Pasalnya, setelah berkomunikasi dengan relawan di lapangan, agak kesulitan jika pendampingan berupa fisik karena perjalanan yang cukup sulit.

“Dari hasil laporan tersebut, bantuan yang dibutuhkan berupa perlengkapan sholat, makanan, hygiene kit, kasur, perlengkapan bayi. Ini akan dibeli dan disalurkan,” ujarnya.

Ganesha Peduli Bencana merupakan program kerjasama Ikatan Alumni ITB dengan Wakaf Salman. Ganesha Peduli Bencana hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana, termasuk dengan menyediakan Instalasi Pengolahan Air (IPA).

Fasilitas ini menggunakan konsep Modular dan Mobile yang memungkinkan penyebaran secara cepat, simultan dan langsung ke berbagai lokasi bencana, menghasilkan minuman untuk 4.000 hingga 5.000 korban bencana.

Seperti diketahui, warga NTT mengalami musibah setelah berhari-hari diguyur hujan deras dan angin kencang. Kabarnya, lebih dari tujuh ratus rumah dan sejumlah jembatan hancur. Puluhan warga dipastikan tewas, sementara lainnya dilaporkan hilang. Ganesha Peduli Bencana merupakan wujud kepedulian kami terhadap mereka.




Source