Ibas: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Perlu Audit dan Review Komprehensif

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dikabarkan mengalami masalah dengan kenaikan biaya proyek alias cost overrun.

    Ekspansi biaya yang ada sangat fantastis, dari Rp 27,17 triliun menjadi 113,9 triliun.

    Terkait masalah ini, diusulkan tambahan aliran dana sebesar Rp. 4,1 triliun telah muncul dari Penyertaan Modal Negara (PMN) 2022.

    Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan audit dan review harus dilakukan secara menyeluruh.

    Hal ini dimaksudkan Ibas agar tidak terjadi penyalahgunaan investasi hingga membengkak.

    “Fiskal negara tidak bisa terlalu banyak hanya untuk Penyertaan Modal Negara yang berkelanjutan,” kata Ibas dalam keterangannya, Senin (10/11/2021).

    Aktivitas pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (5/6/2021). PT Kereta Api Indonesia China (KCIC) terus mempercepat proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Hingga saat ini progres pembangunan proyek dengan nilai investasi 6,07 miliar dolar AS itu sudah mencapai 74 persen. dan akan mulai menjalankan uji coba pada November 2022 dan beroperasi secara komersial pada 2023. Tribunnews/Jeprima (TRIBUNNEWS/Jeprima)

    Terkait hal tersebut, Ibas juga mengingatkan pentingnya menghitung cost and benefit bagi BUMN.

    Ia juga berharap program ini tidak berakhir terlalu banyak dari segi pendanaan, yang akhirnya bisa mandek.

    Baca juga: Proyek Kereta Cepat Kembali Soroti: Jokowi Izinkan Penggunaan APBN Hingga Luhut Jadi Ketua Panitia

    Isu kereta cepat dan berbagai proyek lainnya dibahas Ibas dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) DPR RI (13/9/2021).

    Dalam pertemuan ini, Ibas membahas keberlanjutan program ‘gunting pita’ atau yang mengacu pada program yang dicanangkan sebelum pemerintahan Jokowi.

    Pengarang : Fransiskus Adhiyuda Prasetia

    Editor: Johnson Simanjuntak



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/10/11/ibas-kereta-cepat-jakarta-bandung-perlu-audit-dan-review-menyeluruh