Ibu pegulat Jepang Hana Kimura menggugat seorang pria yang mencemarkan nama baik putrinya sebesar 2,97 juta yen

    Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

    TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Ibu Hana Kimura, Kyoko Kimura (43) menggugat ganti rugi 2,93 juta yen terhadap orang yang memfitnah mendiang putrinya Hana Kimura, yang meninggal pada Mei 2020 karena bunuh diri (ijime).

    “Gugatan perdata meminta ganti rugi 2,94 juta yen sudah diajukan ke Pengadilan Negeri Tokyo (Hakim Momoko Ikehara) hari ini,” kata Kyoko kepada pers, Rabu (21/4/2021).

    Kyoko menggugat seorang pria Nagano yang memposting fitnah di media sosial Jepang (twitter) dan disalahkan atas kematian putrinya Hana Kimura.

    Putusan pengadilan akan dijatuhkan pada 19 Mei.

    “Terima kasih telah membuat semua orang senang dengan kematianmu. Apa yang kamu lakukan? Jangan jatuh ke neraka,” tulis pria Nagani setelah kematian Hana.

    Menurut Kyoko, postingan tersebut sangat kuat dan mengkritisi kelakuan almarhum Hana Kimura.

    “Postingan tersebut merupakan ekspresi menghina Hana, yang melebihi batas yang diizinkan oleh konvensi sosial, dan termasuk dalam kategori gugatan karena melanggar” perasaan hormat dan berkabung “dari keluarganya yang ditinggalkan, Kyoko.

    Setelah teridentifikasi dengan meminta keterbukaan informasi dari Twitter dan pihak penyedia laki-laki (tergugat) tidak memberikan jawaban.

    Partai laki-laki belum memberikan jawaban dan tidak ada keberatan yang diberikan.

    Dia tidak muncul dalam argumen lisan pertama pada 22 Maret.

    Baca juga: Almarhum ibu Hana Kimura pegulat Jepang mengadukan fitnah ke polisi




    Source