IDI Lampung mengimbau agar vaksinasi tidak terkonsentrasi di satu lokasi

Lokasi vaksinasi massal harus dibagi agar tidak

REPUBLIKA, BANDAR LAMPUNG — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandar Lampung mengatakan sebaiknya vaksinasi Covid-19 tidak dilakukan secara massal di satu lokasi. Pasalnya berpotensi menimbulkan keramaian jika pihak penyelenggara tidak siap.

“Imunisasi massal tidak boleh terkonsentrasi di satu lokasi, sebaiknya dibagi di beberapa titik agar massa tidak berkumpul,” kata Kepala IDI Cabang Bandar Lampung, Dr Aditya M Biomed, Minggu (4/04/2020). 7).

Menurutnya, meski vaksinasi massal akan dilakukan di satu lokasi, penyelenggara harus memperhatikan beberapa hal, seperti daya tampung lokasi yang akan digunakan. “Ini penting, kalau gedung yang digunakan besar dan ventilasi udaranya bagus dan membuat orang merasa nyaman, silakan saja,” ujarnya.

Kemudian, pihak penyelenggara juga harus membatasi orang yang datang ke lokasi agar tidak datang bersamaan untuk mendapatkan vaksinasi. “Jadi pendaftaran online harus dilakukan agar masyarakat tahu kapan divaksinasi, jam berapa datang, sehingga bisa membubarkan kerumunan, tidak hanya sebatas itu. spanduk pengumuman vaksinasi massal,” katanya.

Aditya mengatakan hal ini juga dapat menghindari kekecewaan masyarakat yang tidak mendapatkan kuota vaksinasi. “Faktanya di lapangan banyak masyarakat yang tidak mendapatkan vaksinasi karena kuota sudah habis. Jadi harus lebih terencana dan aturannya disiapkan,” ujarnya.

sumber : Antara



https://www.republika.co.id/berita/qvq3wu425/idi-lampung-imbau-vaksinasi-jangan-terpusat-di-satu-lokasi