Imigrasi akan mengeluarkan surat edaran yang melarang warga negara India masuk ke Indonesia

    Penerbitan Larangan SE untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) Jhoni Ginting mengatakan pihaknya akan segera mengeluarkan larangan masuk ke Indonesia bagi warga negara India atau yang pernah berkunjung ke wilayah India dalam 14 hari. . Penerbitan surat edaran ini sebagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di India dengan lebih dari 15 juta orang terinfeksi.

    “Kami juga mengantisipasi saat ini sedang disusun surat edaran khusus untuk menjelaskan pengecualian bagi WNI India yang dilarang masuk ke Indonesia,” kata Jhoni Ginting di Jakarta, Jumat (23/4).

    Jhoni mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan aturan serupa pada April tahun lalu. Saat itu, ada empat negara yang belum mendapatkan visa, yakni warga negara di dua provinsi di Korea Selatan, Iran, Italia, dan Inggris.

    “Jadi nanti kita akan segera buat edaran khusus untuk warga India dan yang sudah di India selama 14 hari,” kata Jhoni.

    Lebih lanjut Jhoni mengatakan, pada Rabu (21/4) ada pesawat AirAsia dari Chennai, India yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat dengan kode penerbangan QZ988 itu membawa 129 penumpang yang terdiri dari 38 orang warga negara India pemegang visa kunjungan, 46 orang India pemegang Izin Tinggal Terbatas (Kitas), WN AS pemegang Kitas, 32 WN India pemegang Kitas, 12 WNI. dan 11 kru, semuanya warga negara Indonesia.

    Mereka mengatakan Jhoni, masuk ke Indonesia karena memiliki dokumen perjalanan berupa visa yang dibebaskan dan boleh masuk sesuai Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020. Namun, Jhoni secara lisan telah memerintahkan jajarannya untuk menghentikan pelayanan pengajuan visa bagi warga negara India.

    Direktorat Jenderal Imigrasi akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengantisipasi warga India atau yang pernah berkunjung ke India dalam 14 hari terakhir yang sudah mendapatkan visa sebelum penghentian layanan aplikasi. Sementara itu, warga negara India yang sudah mendapatkan visa dan sudah masuk ke Indonesia, Jhoni menegaskan, pihaknya mengantisipasi dengan menerapkan protokol kesehatan.

    “Mungkin seseorang masih dalam perjalanan mengudara baru saja. Hal ini akan terus kami antisipasi dan saat kami masuk ke Indonesia nanti, di bandara kami tetap mengacu pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan, ”jelasnya.

    Jhoni menegaskan, aturan larangan bagi warga negara India atau yang pernah berkunjung ke India dalam kurun waktu 14 hari masuk ke Indonesia hanya bersifat sementara. Direktorat Jenderal Imigrasi, kata Jhoni, akan terus memantau perkembangan dan eskalasi kasus Covid-19 di India.

    “Nanti kami akan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan terkait kapan orang India masuk kembali ke Indonesia,” kata Jhoni.




    Source