IMIGRASI SUMBAWA BERIKAN KONTRIBUSI PNBP 2,8 MILIAR LEBIH

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Imigrasi kelas II Sumbawa Besar bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) selain giat melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengawasan terhadap keberadaan sejumlah orang asing diwilayah hukum Sumbawa dan KSB maupun pengawasan terhadap lalulintas keluar masuknya orang asing maupun kapal laut luar negeri yang datang dan merapat melalui TPI Umum Benete KSB, namun sistem pelayanan kepada warga masyarakat yang datang mengurus dokumen pasport keimigrasiannya selalu memberikan pelayanan terbaik dan bahkan dari ribuan pasport yang telah diterbitkan dan dikeluarkan sepanjang tahun 2017 ini ternyata telah mampu memberikan kontribusi yang besar dalam menunjang pendapatan kas negara berupa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai angka sebesar Rp 2.814.700.000,00 (sekitar Rp 2,8 Miliar lebih), demikian diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa Besar dalam konferensi Pers ekspose hasil kinerja Imigrasi tahun 2017 dengan para awak media massa cetak dan on-line didaerah ini Selasa siang (18/12) kemarin.
Didampingi Kasi Wasdakim Yusriansyah, Kepala Imigrasi Andy Cahyono Bayuadi menjelaskan, dari hasil evaluasi yang dilakukan atas pembuatan dan penerbitan pasport baik itu pasport 24 halaman maupun 48 halaman sepajang periodesasi Januari – awal Nopember 2017 saja, terutama yang masuk dalam PNBP meliputi Affidavit fasilitas keimigrasian bagi anak, beban orang asing overstay, E-Kitas, perpanjangan ITAS, perpanjangan izin kunjungan, dengan jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan sebanyak 8.225, pasport biasa 24 halaman pengganti yang hilang sebanyak 162, dan pengganti yang rusak sebanyak 8, paspor biasa 24 halaman untuk TKI sebanyak 1.294 serta pasport biasa 24 halaman untuk WNI sebanyak 873.
Sedangkan penerbitan bagi pasport 48 halaman pengganti yang hilang sebanyak 686, pasport biasa 48 halaman yang hilang dan rusak tercatat sebanyak 17 dan pasport biasa 48 halaman untuk WNI sebanyak 5.181 buah dengan jumlah total penerimaan (IDR) PNBP mencapai sebesar Rp 2.814.700.000,00 atau sekitar Rp 2,8 Miliar lebih yang telah mampu diberikan kontribusinya kepada kas negara, yang tentunya dana PNBP tersebut akan dikembalikan lagi oleh negara melalui kegiatan proyek pembangunan yang dilaksanakan bagi kepentingan rakyat itu sendiri, tukas Andy Cahyono Bayuadi.
“Ribuan parport yang telah diterbitkan dan dikeluarkan Imigrasi Kelas II Sumbawa Besar itu, tentu telah melalui pemeriksaan sejumlah dokumen persyaratan keimigrasian yang telah dinyatakan memenuhi syarat sebagaimana diatur didalam ketentuan dan aturan perundang-undangan yang berlaku, sebab sepanjang periodesasi 1 Maret – 15 Desember 2017 Imigrasi Sumbawa telah menolak permohonan pasport yang diajukan oleh sekitar 12 orang warga masyarakat didaerah ini, karena dicurigai sebagai TKI Nonprosedural, karena itu kepada warga masyarakat (TKI/WNI) yang telah memiliki dan memegang pasport agar dapat menggunakan dan memanfaatkan dengan baik sesuai dengan tujuan dan peruntukkannya, apalagi saat ini Pemda Sumbawa bekerjasama dengan pihak Imigrasi Sumbawa telah membentuk yang namanya Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) guna dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para TKI untuk dapat memperoleh dokumen pasportnya secara legal dan sah,” pungkas Andy Cahyono Bayuadi.