Iming-iming uang tunai Rp 3.000, guru menganiaya 6 anak di bawah umur, korban usia 7-10 tahun

Laporan Jurnalis TribunJabar.id, Mega Nugraha

TRIBUNNEWS.COM – Guru informal berinisial As (44) harus berurusan dengan polisi.

Pasalnya, warga Jalan Setiabudi Kota Bandung melakukan pelecehan terhadap enam anak di bawah umur.

Korban rata-rata adalah anak-anak usia 7-10 tahun. Dalam melakukan aksinya, pelaku membujuk korban dengan uang tunai sebesar Rp3.000.

“Kami mendapat laporan dari orang tua korban bahwa anak mereka, ada enam orang yang belajar di As, diduga dilecehkan,” kata Kasatreskrim Polres Bandung, AKBP Adanan Mangopang, di Jalan Jawa, Senin (12/4/2021).

Atas laporan ini, polisi menindaklanjuti dengan memeriksa sejumlah korban dan memeriksa barang bukti. Setelah menemukan cukup bukti, polisi menangkap As.

“AS diamankan di sebuah tempat ibadah tempat dia bekerja sebagai marbot, di kawasan Jalan Setiabudi, Kota Bandung,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dari enam korban tersebut, usia mereka antara tujuh hingga 10 tahun. Peristiwa ini terjadi sekitar Maret 2021.

“Setiap anak dibujuk dengan uang saku sebesar Rp 3.000 agar korban setuju untuk bersama pelaku. Parahnya, perbuatan As dilakukan di sebuah tempat ibadah yang dijadikan tempat bermain anak,” ujarnya.

Baca juga: Pria Ini Melecehkan Siswa SMA, Diminta Melepas Semua Pakaian Saat Video Call, Sekarang Polisi Ditangkap

Baca juga: Ayah tiri tega menganiaya anaknya, perbuatan bejat yang dilakukan di kamar tidur saat tidur, korban masih berumur 9 tahun

Baca juga: Kepala Sekolah Dasar dan Pendeta di Medan Dilaporkan oleh Rudapaksa Sisiwinya

Dia mengatakan tindakan As diulangi pada sejumlah korban. Pelaku juga mengancam korban agar tidak melaporkan kejadiannya.




Source