Indef: Pemulihan Kesehatan Masyarakat Harus Diprioritaskan

    Indef sepakat bahwa PPKM harus dilanjutkan.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai PPKM Darurat atau yang kini sudah berubah level masih perlu dilanjutkan. Menurutnya, hal ini karena kebutuhan kesehatan merupakan kebutuhan yang mendesak.

    “Ini (PPKM) harus dilanjutkan, karena pemulihan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya dalam acara “Strategi Gotong Royong, Ekonomi Semakin Tidak Pasti” yang diselenggarakan Indef di Jakarta, Senin (26/7).

    Ditambahkannya, saat ini masalah utama di Indonesia adalah sektor kesehatan, bukan ekonomi. Ester tidak memungkiri bahwa ekonomi juga penting. Tidak salah lagi, masih banyak nyawa yang jatuh dan membuat perekonomian terkesan tidak berguna dan mubazir.

    Membandingkan penanganan kasus di Indonesia dan China di awal pandemi, ia mengecam keras. Menurutnya, di awal pandemi, China sangat cepat melakukan sesuatu kuncitara pertama kali.

    “Mereka menutup Wuhan. Jadi tidak ada yang keluar masuk. Meski saat itu tidak umum, kuncitara dibuka dan lini bisnis Provinsi Hubei dibuka kembali, meski akhirnya ditutup kembali hingga kasus tuntas tuntas,” jelasnya.

    Esther menambahkan bahwa pemerintah seharusnya memberlakukan tindakan yang lebih ketat seperti yang dilakukan China sejak awal. Itu, terbukti dengan hasil yang sekarang diperoleh, meskipun didapat kuncitara Ketatnya, banyak negara yang berhasil mengendalikan pandemi dan diprediksi mampu memulihkan perekonomian.

    “PPKM level 4 sudah semestinya dilakukan oleh pemerintah, tapi ini harus benar-benar dilakukan, bukan sekedar layanan bibir,” jelasnya.

    Dampaknya terhadap perekonomian memang dinilai besar. Namun, jika Anda melihat kembali ke banyak negara, ekonomi juga membaik setelah diterapkan kuncitara ketat.



    https://www.republika.co.id/berita/qwuxpu409/indef-pemulihan-kesehatan-masyarakat-harus-jadi-prioritas