Inggris mempertimbangkan untuk membantu India menangani gelombang kedua

PM Inggris melihat India sebagai mitra yang harus dibantu.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan dia melihat peluang yang bisa dilakukan untuk membantu India. Kawasan Asia menghadapi fase baru pandemi virus korona yang mematikan dan membanjiri fasilitas medis.

“Kami melihat apa yang dapat kami lakukan untuk membantu dan mendukung rakyat India,” kata Johnson kepada media Inggris, Jumat.

Johnson menggambarkan India sebagai mitra yang hebat, jadi bantuan akan dipertimbangkan. Ia menjelaskan, bantuan tersebut bisa berupa pemberian ventilator atau terapi.

Pernyataan Johnson muncul setelah otoritas Inggris melarang semua perjalanan ke dan dari India pada hari Jumat. “Mulai Jumat 23 April pukul 04.00, pengunjung yang sudah masuk atau transit melalui India dalam 10 hari sebelumnya tidak akan bisa masuk ke Inggris Raya,” ujarnya.

Berdasarkan peraturan terbaru, warga negara Inggris dan Irlandia, serta warga negara ketiga dengan hak tinggal Inggris dari India akan diminta untuk dikarantina di hotel selama 10 hari. Larangan perjalanan dikeluarkan setelah India melaporkan lebih dari 300.000 kasus baru Covid-19 selama dua hari berturut-turut Reuters.




Source