Inklusi Keuangan Digital Dorong Pemulihan Ekonomi Indonesia

    Pada tahun 2021, omzet mitra UMKM di ekosistem GoTo Financial diprediksi akan meningkat sebesar 37 persen.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekosistem keuangan digital, GoTo Financial, disebut-sebut berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan. Berdasarkan hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), GoTo Financial menjadi pintu pertama bagi masyarakat luas untuk mengakses dan menggunakan layanan dan produk keuangan digital yang lebih luas.

    Digitalisasi yang dilakukan ekosistem GoTo Financial juga menimbulkan dampak ekonomi dan sosial dalam skala yang lebih besar dengan jangka waktu yang lebih panjang. Secara ekonomi, GoTo Financial membantu mitra UMKM-nya meningkatkan omzet dan membantu meningkatkan efisiensi bisnis UMKM, seperti mengurangi biaya operasional.

    Wakil Ketua LD FEB UI, Paksi CK Walandouw mengungkapkan, berdasarkan temuan penelitian ini, diperkirakan pada tahun 2021 omzet mitra UMKM di ekosistem GoTo Financial akan meningkat 37 persen atau sekitar Rp53,2 triliun dibandingkan tahun 2020.

    Peningkatan omset mitra pada tahun 2021 menunjukkan bahwa solusi platform digital mampu membantu UMKM tumbuh sekaligus menjadi sinyal pemulihan ekonomi. Saya kira pertumbuhan ini akan semakin menguat karena produk GoTo Financial juga mengubah persepsi sosial masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

    “Di mana saat ini mayoritas pelaku UMKM lebih percaya diri dengan produk keuangan dan optimis dengan potensi bisnis digital,” kata Paksi, Selasa (5/10).



    https://www.republika.co.id/berita/r0icvb457/inklusi-keuangan-digital-dorong-pemulihan-ekonomi-indonesia