Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte Mempengaruhi Saksi untuk Tidak Mengakui Penganiayaan M Kecewa

    Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte diduga berusaha membujuk saksi-saksi lain untuk tidak mengaku telah menganiaya Muhammad Kece di Bareskrim Polri.

    Awalnya, Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte mengaku perbuatannya telah merugikan Muhammad Kece kepada penyidik. Ia juga menyertakan surat yang menyatakan kasus tersebut telah diselesaikan secara musyawarah.

    Namun, nantinya penyidik ​​Polri akan terus melakukan penyidikan terkait penyalahgunaan tersebut. Setelah itu, jenderal bintang dua itu mencabut pernyataannya bahwa dirinya telah melecehkan M Kece.

    “Nah, dalam proses penyidikan ternyata Saudara NB mencabut semua keterangannya,” kata Direktur Reserse Kriminal Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/ 9/2021).

    Setelah penyidikan dimulai, kata Andi, Inspektur Jenderal Napoleon diduga mencoba mempengaruhi saksi lain untuk tidak mengakui penganiayaan M Kece.

    Baca juga: Kasus Penganiayaan M Kece, Inspektur Jenderal Napoleon Diancam Dengan Penjara Maksimal 5 Tahun

    Andi menjelaskan, hal ini menjadi salah satu dasar penyidik ​​mengisolasi Inspektur Jenderal Napoleon. Dia dipisahkan dari tahanan lain untuk tujuan penyelidikan.

    “Oleh karena itu, jika dicermati, setelah dilakukan pemeriksaan, Bareskrim hingga kini masih mengisolasi yang bersangkutan. Apa tujuannya?

    Sebagai informasi, Direktorat Reserse Kriminal Umum Bareskrim Polri sebelumnya telah menetapkan 5 tersangka pasca kasus dugaan pencabulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

    “Dalam kasus dugaan pencabulan dan pemukulan dengan korban M Kosman alias Kace, penyidik ​​telah menetapkan 5 tersangka,” kata Direktur Reserse Kriminal Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Rabu (29/9/2021). ).



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/09/29/irjen-napoleon-bonaparte-sempat-pengaruhi-saksi-agar-tak-mengakui-penganiayaan-m-kece