Inspektur Jenderal Napoleon seperti orang yang hampir tenggelam, IPW: Dia mencoba menyelamatkan dirinya sendiri

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Irjen Napoleon Bonaparte dikabarkan kembali mengamuk di Bareskrim Polri, Jakarta, belum lama ini.

    Setelah tertangkap basah menganiaya Youtuber M Kece, kini mantan Kepala Divisi Hubinter Polri itu diketahui mengintimidasi tersangka kasus suap red notice, Djoko Tjandra, Tommy Sumardi.

    Mengancam akan Membunuh Tommy Sumardi

    Rekaman percakapan beredar antara mantan Kepala Divisi Hubinter Mabes Polri Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte dengan sejumlah tersangka lainnya dalam kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra.

    Dalam rekaman yang beredar, Napoelon diduga melakukan percakapan dengan Tommy Sumardi dan Brigjen Prasetijo Utomo. Mereka membicarakan tentang pencabutan red notice Djoko Tjandra.

    Mereka juga berbicara tentang seseorang yang disensor dalam rekaman.

    Baca juga: Polisi mengatakan bahwa M dengan senang hati menulis surat permintaan maaf kepada Napoleon karena takut dianiaya lagi

    Dalam rekaman lain, nama ketiganya sedang dibicarakan adalah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Kuasa hukum Tommy Sumardi, Dion Pongkor juga angkat bicara soal beredarnya rekaman tersebut.

    Dia juga membenarkan bahwa kliennya berbicara dalam rekaman percakapan yang beredar di media.

    Dia juga membenarkan bahwa percakapan itu terjadi di Unit Reserse Kriminal Polri.

    Editor: Malvyandie Haryadi



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/10/08/irjen-napoleon-diibaratkan-seperti-orang-yang-hampir-tenggelam-ipw-dia-berusaha-selamatkan-diri