Inter Milan yang bingung menjadi sasaran kritik, Nicolo Barella: Kami adalah tim yang sempurna

    TRIBUNNEWS.COM – Keberhasilan Inter Milan merebut gelar Liga Italia tidak selalu dibarengi dengan pujian.

    Deretan kritik dan hujatan kerap ditujukan kepada Inter Milan yang sedang memasuki era baru bersama Antonio Conte.

    Inter Milan setidaknya disebut-sebut sebagai tim yang memainkan skema sepak bola yang sudah ketinggalan zaman.

    Sikap Antonio Conte yang mengandalkan skema 3-5-2 menjadi kambing hitam mereka yang melontarkan tudingan tersebut di awal musim 2020/2021.

    Bek Inter Milan Italia Danilo D’Ambrosio, bek Inter Milan Maroko Achraf Hakimi dan striker Inter Milan Argentina Lautaro Martinez melakukan selebrasi setelah Lautaro mencetak gol penalti dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Sampdoria pada 08 Mei 2021 di Stadion Stadio San Siro di Milan . MIGUEL MEDINA / AFP (MIGUEL MEDINA / AFP)

    Baca juga: Dua alasan utama perselingkuhan Inter Milan dengan Antonio Conte bisa berakhir musim ini

    Nerazzurri semakin dihujat karena mereka secara tragis tersingkir dari Liga Champions musim ini.

    Kesesuaian Antonio Conte sebagai kapten tim perlahan-lahan dipertanyakan.

    Susunan pemain Inter yang melibatkan cukup banyak pemain senior tak lepas dari tampilan yang timpang.

    Nama-nama seperti Arturo Vidal, Ashley Young, dan Alexis Sanchez adalah target kritik termudah bahkan untuk pihak yang tidak kompeten.

    Baca juga: Liga Italia: Keuangan Inter Milan memburuk, 3 pemain ini dilarang menjual Nerazzurri

    Namun, hujatan dan hinaan yang ditujukan kepada Inter Milan perlahan mereda.

    Ini terjadi seiring dengan kecepatan impresif mereka di paruh kedua Serie A.




    Source