IPK Fantastis, Program Magang Bersertifikat Capital Passing

    Program MSIB memberikan kebebasan kepada siswa untuk mendaftar di perusahaan impian mereka

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Diaz Defriyanto merupakan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tasikmalaya yang lulus program Magang Studi Mandiri Bersertifikat (MSIB) di Kampus Merdeka.

    Lolosnya program MSIB ini merupakan hal yang tidak terduga, karena banyaknya pesaing dan ratusan mahasiswa dari kampus lain juga mengikuti program ini.

    Diaz begitu akrab disapa, merupakan mahasiswa aktif di Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Universitas BSI kampus Tasikmalaya dengan IPK fantastis 3,96. Karena ini adalah salah satu syarat dan ketentuan program MSIB.

    “Saya berhasil lulus program magang dari Kampus Merdeka di PT Angin Utama Jaya (ANGIN). Perusahaan ini bergerak di bidang jaringan investasi untuk membangun ekosistem wirausaha Indonesia agar berkembang,” kata Diaz dalam rilis yang diterima, Jumat (20/8).

    Diaz mengatakan bahwa dia ditempatkan di bagian web developer dan ditugaskan untuk membangun website ‘Pelatihan Online Pengusaha Wanita Pedesaan’. Dia akan memulai magangnya antara 23 Agustus dan 23 Februari 2022.

    “Alasan saya mengikuti program MSIB karena programnya sangat menarik. Apalagi di tengah pandemi COVID-19, sulit mencari magang mandiri,” ujarnya.

    Diaz mengatakan, program MSIB memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mendaftar di perusahaan yang mereka inginkan. “Selain itu, mahasiswa juga diberikan pilihan untuk memilih posisi pekerjaan yang sesuai dengan minatnya. Inilah yang membuat saya tertarik untuk mengikuti program MSIB,” ujarnya.

    Ia berharap mendapat ilmu baru khususnya di bidang programming dan mampu beradaptasi di lingkungan baru sehingga bisa bekerja sama dalam tim. “Untuk rekan-rekan mahasiswa tetap semangat ya! Mencari magang itu tidak mudah. ​​Kalau ada kesempatan magang, segera ambil, jangan sampai ketinggalan. Karena siapa tahu awalnya, yang tidak suka akan menjadi pekerjaan yang diminati,” tambahnya.

    Sementara itu, menurut Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas BSI, kampus Tasikmalaya, Deddy Supriadi, lolosnya Diaz dalam program ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kampus. “Wisuda Diaz sebagai salah satu mahasiswa magang di Kampus Merdeka menjadi kebanggaan tersendiri bagi BSI University. Karena Diaz bisa dipilih di antara ratusan mahasiswa dari kampus lain yang mendaftar,” kata Deddy.

    Pada kesempatan lain, koordinator BSI Career Center (BCC) Universitas BSI kampus Tasikmalaya, Dini Silvi Purnia mengatakan, lolosnya Diaz dalam program MISB membuktikan bahwa mahasiswa kampus BSI University di Tasikmalaya juga berjasa. dan siap bersaing di dunia industri nantinya. pada dasarnya terbuka bagi semua mahasiswa untuk memilih perusahaan mana saja yang sesuai dengan minatnya. Jadi meninggalnya Diaz di PT Angin Utama Jaya juga karena ketertarikannya,” kata Dini dalam wawancara via WhatsApp, Rabu (18/8).

    Dini mengungkapkan bahwa ini merupakan langkah awal bagi Diaz untuk memiliki kesempatan berkarir di perusahaan tersebut dan sangat mungkin dia nantinya akan dilirik oleh perusahaan tempatnya magang.

    “Jika Diaz memiliki skill yang baik dan perusahaan menyukai kinerja Diaz. Maka bukan tidak mungkin, jika dia akan dapat bekerja secara permanen di perusahaan tempat dia magang. Oleh karena itu, mahasiswa yang telah menerima magang di perusahaan, jangan sia-siakan kesempatan ini, tunjukkan.” skill dan attitude kalian, jaga nama baik kampus juga diri kalian sendiri,” ujarnya.



    https://www.republika.co.id/berita/qy44y2380/ipk-fantastis-modal-lolos-program-magang-bersertifikat