JAKSA RENCANAKAN KLARIFIKASI BUPATI SUMBAWA *Terkait Isue Aliran Dana Rp 1,4 Miliar.

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sudah empat orang oknum swasta dipanggil dan diperiksa intensif oleh tim Jaksa Penyidik Kejari Sumbawa terkait dengan proses lidik puldata dan pulbuket atas adanya isue aliran dana senilai Rp 1,4 Miliar dari proyek pasar Brang Bara yang diduga dibagi-bagi kepada sejumlah oknum dan kalangan pejabat tertentu didaerah ini, termasuk isue menerpa TP4D dan disebut-sebut nama Bupati Sumbawa yang beredar di media sosial dan menjadi pembicaraan hangat pada penghujung tahun 2017 lalu terus dilakukan penajaman dan pendalamannya, bahkan dua saksi oknum swasta Yaski Pranata dan Riyan Senin sore (15/01) kemarin diperiksa intensif tim Jaksa sekitar satu jam penuh dengan menjawab sejumlah pertanyaan jaksa secara kooperatif.
Informasi yang berhasil dihimpun Gaung NTB kemarin, menyebutkan dari empat orang oknum swasta yang telah dilayangkan surat panggilan (release) Jaksa, hanya dua orang yang telah datang memenuhi panggilan jaksa, yakni Yaski Pranata yang langsung diperiksa dan dimintai keterangan oleh Jaksa Anak Agung Raka Putra Dharmana SH (Kasi Pidsus) dan oknum Riyan salah seorang karyawan perusahaan swasta yang diperiksa oleh Jaksa Purning Dahono Putro SH dalam ruangan tertutup dan terpisah Pidsus dan Intel selama lebih kurang satu jam penuh.
Kajari Sumbawa Paryono SH didampingi Kasi Intel Jaksa Erwin Indrapraja SH MH dan Kasi Pidsus Jaksa Anak Agung Raka Putra Dharmana SH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB Selasa siang (16/01) kemarin, menyatakan dari hasil pemeriksaan sementara yang telah dilakukan terhadap 4 orang oknum swasta baik itu Direktur, Humas/Tm Advokasi PT Tiba Papua, oknum swasta Yaski Pranata dan Riyan tersebut, intinya tim telah melihat ada indikasi menyebar isue dna informasi yang tidak benar, kendati demikian tim Jaksa akan tetap melakukan pendalaman dan penajaman, dengan memanggil dan memeriksa sejumlah oknum dan kalangan pejabat tertentu didaerah ini.
Sejauh ini terang Jaksa Erwin, tim telah memegang nama-nama oknum tertentu yang terindikasi penyebar isue, berdasarkan hasil keterangan saksi yang kemarin dan ada beberapa orang – orang yang disebut namanya akan dipanggil, termasuk Bupati Sumbawa ada kemungkinan dapat dilakukan klarifikasi, bisa saja kita undang datang ke Kejaksaan atau Tim Jaksa penyidik bisa menemui langsung beliau (Bupati Sumbawa), termasuk sejumlah pejabat Pemda terkait lainnya baik itu Inspektorat, Kabag APP, Kadiskoperindag maupun pokja yang juga disebut, dengan agenda pemeriksaan hingga pekan mendatang.
“Yang jelas tim Jaksa Penyidik akan terus melakukan pendalaman dan penajaman terkait dengan isue tersebut, guna mengungkap dengan jelas siapa sich sebenarnya penyebar isue yang tidak benar tersebut dan apa motif dari tindakan yang dilakukan itu,” tandas Jaksa Erwin.