JAKSA SIAPKAN EMPAT AHLI UNTUK KASUS BIOGAS KSB

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sidang lanjutan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan instalasi Biogas KSB tahun 2016 lalu yang melibatkan tiga orang terdakwa terdiri dari Drs Hjm MM mantan Kadis ESDM KSB selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), ES ST oknum Konsultan Pengawas dan oknum TM rekanan kontraktor pelaksana CV AS asal Tuban Jawa Timur (kini ditahan Hakim Tipikor pada Rutan Lapas Mataram) dijadualkan akan berlangsung kembali Senin (15/10) mendatang, karena itu tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Sumbawa telah menyiapkan 4 (Empat) orang ahli dari berbagai latar belakang keahlian untuk dapat bersaksi didepan persidangan Pengadilan Tipikor Mataram, guna menguatkan sejumlah unsur pidana korupsi yang didakwa Jaksa sebelumnya terhadap para terdakwa.
Kasi Pidsus Kejari Sumbawa Jaksa Anak Agung Raka Putra Dharmana SH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Rabu siang (10/10) kemarin, mengungkapkan setelah pada sidang Senin kemarin sejumlah pejabat KSB telah memberikan keterangan kesaksiannya, maka untuk jadual sidang lanjutan pekan depan tim Jaksa rencananya selain akan mengajukan 10 orang saksi warga masyarakat penerima manfaan dari 6 Kecamatan di KSB, juga telah menyiapkan 4 (Empat) orang ahli dengan keahliannya masing-masing untuk dapat bersaksi disidang Tipikor Mataram pada sidang selanjutnya.
Keempat orang ahli yang disiapkan itu terang Jaksa Raka, terdiri dari ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia Perwakilan NTB, ahli dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Mataram, ahli teknik dari Universitas Mataram dan seorang ahli dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, dimana keterangan empat ahli ini dinilai sangat penting untuk menguatkan sejumlah unsur pidana yang didakwakan terhadap para terdakwa kasus Biogas KSB tersebut, terutama menyangkut soal sistem dan pelaksanaan proses lelang tender proyek tersebut, soal teknik maupun menyangkut soal anggaran, sehingga masalahnya dapat menjadi jelas dan dijadikan pertimbangan hukum oleh majelis hakim nantinya.
“Kami sangat optimis, dengan belasan saksi terkait yang diajukan dalam kasus Biogas KSB tersebut yang didukung dengan alat bukti yang cukup, sejumlah pasal pidana berlapis yang didakwakan terhadap ketiga terdakwa akan dapat dibuktikan secara sah dan meyakinkan, kita lihat saja nanti pada sidang finalisasi akhirnya,” pungkas Jaksa Raka.