Jalan Greysia/Apriyani Cetak Sejarah di Olimpiade

    IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu datang ke Tokyo sebagai pasangan non unggulan. Perlahan keduanya menjadi tim kuda hitam yang mampu meraih medali emas olimpiade.

    Dibanding Greysia/Apriyani, pasangan nomor satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan pasangan nomor dua dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sebenarnya lebih diharapkan menyumbang emas untuk Indonesia.

    Namun, mimpi itu pupus saat langkah Kevin/Marcus kandas di perempat final, sedangkan Ahsan/Hendra tersingkir di semifinal. Namun di luar dugaan, justru Greysia/Apriyani yang bukan unggulan yang justru berhasil melaju ke final.

    Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Pollii/Apriyani Rahayu kembali berhadapan dengan ganda putri China Li Yin Hui/Du Yue pada babak perempat final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (29/7/2021). – (Antara/Sigid Kurniawan)

    Sebelum melaju ke final, pasangan peringkat enam dunia itu sudah terlebih dahulu melewati pesaingnya di babak penyisihan Grup A. Di babak penyisihan Grup A, Greysia/Apriyani hanya kalah satu game saat mengalahkan unggulan pertama asal Jepang Yuki Fukushima/Sayaka. Hirota 24-22, 13-21, 21-8.



    https://www.ihram.co.id/berita/qx7j8g313/jalan-greysiaapriyani-cetak-sejarah-di-olimpiade