Jelang Akhir Tahun Inspektorat Terima 5 Laporan Penyimpangan Dana Desa

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Menjelang akhir tahun 2017 ini, pihak Inspektorat menerima 5 laporan dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) dari masyarakat. Hal ini diungkapkan Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumbawa, Drs H Hasan Basri kepada Gaung NTB, Kamis (30/11) di ruang kerjanya.
Drs H Hasan Basri mengatakan ada sekitar 5 laporan yang diterima pihaknya menjelang akhir tahun ini terkait dengan penyimpangan DD pada 5 desa yang berada dalam Kabupaten Sumbawa. Bentuk penyimpangan tersebut katanya berupa item volume pengerjaan yang kurang baik serta tidak melibatkan masyarakat dalam pengerjaannya. Hal ini tentu mengakibatkan permasalah yang cukup serius dalam internal suatu desa.
“ Jika tidak dilibatkan, sangatlah wajar masyarakat marah” ujarnya.
H Bas juga menambahkan setelah adanya laporan tersebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan khusus (riksus) terhadap 5 desa tersebut. Riksus tersebut sudah dijadwalkan pada awal tahun mendatang untuk dilaksanakan bersamaan dengan pemeriksaan reguler terhadap 157 desa yang ada dalam Kabupaten Sumbawa.
“ awal tahun mendatang kami pastikan untuk melaksanakan riksus dan pemriksaan regular” imbuh inspektur ini.
Ia mengakui bahwa pihaknya sengaja melakukan riksus dan pemeriksaan regular pada awal tahun mendatang dengan maksud agar seluruh proses kegiatan pada 5 desa tersebut sudah selesai dan rampung artinya semua kegiatan dianggap final, sehingga ke-5 laporan dari masyarakat yang diduga telah terjadinya penyimpangan dana desa pihaknya dapat mengetahui secara jelas apakah benar terjadi penyimpangan.
“Jika bulan November dan Desember kami periksa, bisa saja pihak desa mengelak mengingat pengerjaan kegiatan yang biasanya berkahir pada bulan desember, makanya kami mengundur untuk riksus dan pemeriksaan reguler pada awal tahun mendatang” demikian H Bas.