Jepang Minta Pfizer Mengirim Lebih Banyak Vaksin

Hanya 1 persen penduduk Jepang yang berpartisipasi dalam program vaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO – Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga diketahui telah meminta Pfizer untuk lebih banyak memasok vaksin Covid-19 ke negaranya. Pasalnya, penyuntikan di Jepang dinilai tertinggal dari negara lain.

Jepang diketahui sudah memulai upaya inokulasi pada pertengahan Februari lalu. Namun, sejauh ini hanya sekitar 1 persen dari populasi Jepang yang disuplai. Menurut laporan, kekurangan vaksin disebabkan oleh pengawasan ekspor Uni Eropa.

Mengutip The Hill, Senin (19/4), Suga telah berbicara dengan CEO Pfizer Albert Bourla tentang masalah kekurangan vaksin dan memintanya untuk menyediakan pasokan yang cukup bagi penerima yang memenuhi syarat di Jepang hingga September mendatang. Tak hanya itu, ia juga meminta untuk memastikan pengiriman vaksin yang stabil dan cepat yang sedang berlangsung.

Sepanjang tahun ini, Jepang telah memesan 344 juta dosis vaksin yang akan mencakup seluruh penduduk.




Source