Johor mengeluarkan kebijakan shalat Jumat untuk maksimal 50 orang

    Johor membatasi jemaah salat Jumat maksimal 50 orang.

    REPUBLIKA.CO.ID, JOHOR BAHRU – Salah satu negara bagian Johor mengeluarkan kebijakan untuk shalat Jumat dan fardhu berjamaah, (21/5) jumlah jamaah haji maksimal yang diperbolehkan adalah 50 orang.

    Sedangkan untuk shalat lainnya di masjid hanya diperbolehkan 20 orang. Arahan tersebut juga berlaku untuk kegiatan masjid dan surau hingga 7 Juni atau tanggal yang akan diumumkan kemudian oleh Dewan Agama Islam Johor (JAINJ).

    Hal tersebut terungkap dari pernyataan bersama Ketua Komite Urusan Islam Johor Tosrin Jarvanthi, Mufti Johor Datuk Yahya Ahmad, dan Direktur Departemen Agama Islam Johor Datuk Md Rofiki Samsudin, Kamis (20/5).

    Sebanyak 50 jemaah ini termasuk personel dan panitia masjid atau masjid, namun pengelola bisa menyediakan ruang sholat bagi pemudik, asalkan harus menugaskan personel yang bisa memastikan standar operasional prosedur (SOP) dipatuhi.




    Source