Jokowi Ajak Negara Produsen Tingkatkan Produksi Vaksin

    Laporan Jurnalis Tribunnews Taufik Ismail

    TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong negara-negara G20 untuk mengambil langkah konkrit dalam menghadapi Pandemi Covid-19, terutama terkait akses vaksin.

    Pasalnya, Presiden mengatakan dunia baru akan pulih dari Covid-19 jika semua negara aman dan bebas dari Covid-19.

    Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sambutannya di Global Health Summit 2021 yang diunggah oleh Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (21/5/2021).

    “Saat ini tantangan akses vaksin yang adil dan merata untuk semua masih sangat serius, seperti masalah penyediaan dana dan keengganan vaksin,” kata Jokowi.

    Vaksin Moderna (Foto Nikkei)

    Langkah jangka pendek, kata Jokowi, memperkuat pembagian vaksin melalui skema fasilitas COVAX.

    “Ini sebagai bentuk solidaritas yang harus terus didorong dan diperbanyak, terutama dalam mengatasi masalah kendala pasokan,” ucapnya.

    Sementara itu, dalam jangka menengah dan panjang, Jokowi mengajak negara-negara produsen untuk menggandakan produksi vaksin. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan global dan membangun ketahanan kesehatan.

    “Untuk itu perlu peningkatan kapasitas produksi kolektif melalui transfer teknologi dan investasi,” ucapnya.

    Jika masalah produksi dan kapasitas distribusi vaksin tidak segera diatasi, Jokowi khawatir Pandemi Covid-19 akan semakin sulit diatasi. Kondisi ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

    Jokowi mengatakan pencapaian proyeksi pertumbuhan ekonomi yang positif seperti yang disampaikan berbagai lembaga keuangan dunia sangat bergantung pada cara menghadapi pandemi.

    Oleh karena itu, negara anggota G20 harus memberikan dukungan untuk peningkatan produksi dan pemerataan akses vaksin untuk semua negara, pungkasnya.

    Berita lainnya: Lulusan Kejar Paket C Unggul S1 Unair, Suparno Tetap Dikukuhkan Meski Diprotes Warga




    Source