Jokowi: Start Up Bisa Sumbang 133 Miliar Dolar AS untuk PDB

Indonesia tercatat memiliki 2.193 start-up, menjadi yang terbesar kelima di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perkembangan industri memulai nasional memiliki kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi keberadaan ribuan orang memulai di Indonesia berpotensi menyumbang 133 miliar dolar AS ke produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2025.

Angka ini sangat masuk akal. Indonesia tercatat memiliki 2.193 Mulailah naik, serta menjadi yang terbesar kelima di dunia. Indonesia juga punya 4 unicorn, sebuah perusahaan start-up dengan kapitalisasi lebih dari US $ 1 miliar, dan 1 decacorn, sebuah start-up dengan kapitalisasi lebih dari US $ 10 miliar. Sebagai informasi, salah satunya decacorn di Indonesia adalah Gojek. Sedangkan empat unicorn tersebut adalah Tokopedia, Traveloka, Ovo, dan Bukalapak.

“Ke depan, industri ini akan memberikan kontribusi terhadap PDB Indonesia sekitar 133 miliar dolar AS pada tahun 2025. Didukung oleh 185 juta orang yang memiliki akses internet terbesar keempat di dunia,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya di Hannover Messe 2021, Senin (12/4). malam.

Bahkan kemajuan industri 4.0 di Indonesia, kata Jokowi, akan membawa Indonesia menjadi 10 besar ekonomi global pada tahun 2030. Melihat prospek digitalisasi ekonomi yang besar di Indonesia, Jokowi mengajak Kanselir Jerman Angela Merkel untuk berkolaborasi membangun transformasi digital.

Isu digitalisasi ekonomi memang menjadi salah satu isu yang diangkat dalam Hannover Messe 2021, pameran perdagangan terbesar di dunia yang diadakan setiap tahun. Tahun ini, Indonesia mendapat kehormatan menjadi ‘official partner country’ atau negara mitra.

Ini adalah kali kedua Indonesia menjadi negara mitra Hannover Messe, setelah terakhir kali pada tahun 1995. Indonesia juga mengukuhkan statusnya sebagai negara ASEAN pertama yang menyandang status negara mitra dalam pameran dagang yang dihadiri oleh lebih dari 1.200 peserta secara digital.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tema Hannover Messe 2021 yaitu ‘transformasi teknologi’ sangat relevan dengan pandemi Covid-19 yang melanda seluruh negara di dunia. Kemajuan teknologi digital, kata dia, sangat penting di tengah komunikasi tatap muka yang tidak lagi mudah.

“Saya ingin mengajak Jerman untuk bermitra dalam mewujudkan transformasi digital di Indonesia. Indonesia sendiri sudah menyiapkan roadmap implementasi pembuatan Indonesia 4.0,” ujar Presiden.




Source