Jumlah wisatawan ke Labuan Bajo hanya 19 ribu orang

    IHRAM.CO.ID, KUPANG — Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mencatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo hanya mencapai 19.136 orang selama Januari hingga pertengahan Juli 2021.

    “Dari jumlah kunjungan wisatawan, pendapatan asli daerah (PAD) baru mencapai sekitar Rp 851 juta,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Barat, Rabu (21/7).

    Hal itu disampaikan terkait dampak pandemi Covid-19 terhadap sektor pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat. Labuan Bajo sedang dipersiapkan untuk menjadi kawasan destinasi super premium.

    Dikatakannya, pada tahun sebelumnya pada periode Januari hingga Maret jumlah wisatawan yang berkunjung sebenarnya mencapai 30 ribu wisatawan. “Jadi memang kawasan wisata yang selalu ramai ini terlihat sangat sepi. Kami maklum karena adanya pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

    Dikatakannya, meski akses wisatawan nusantara untuk masuk ke Labuan Bajo sudah dibuka, kunjungan wisatawan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan atau masih sepi. Dia telah melakukan promosi pariwisata secara online melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TIK tok.

    Kunjungan masih sepi karena di beberapa daerah di Indonesia kasus Covid-19 semakin meningkat. Misalnya Jakarta dan sejumlah kota besar lainnya.

    Ia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir agar kawasan wisata di Labuan Bajo bisa bangkit kembali sehingga perekonomian juga bisa kembali normal.

    “Kami berharap pada Agustus-November jumlah kasus Covid-19 berkurang sehingga kunjungan wisatawan lebih banyak lagi,” ujarnya.

    Saat ini sejumlah kawasan wisata tetap buka seperti biasa, namun protokol kesehatan tetap dijalankan. Salah satunya, kawasan wisata Pulau Padar yang sebelumnya ditutup, kini telah dibuka kembali dengan batasan 300 orang per hari.



    https://www.ihram.co.id/berita/qwllrd366/jumlah-wisatawan-ke-labuan-bajo-hanya-19-ribu-orang