Junta Militer Myanmar Tuntut Aung San Suu Kyi Atas Dugaan Korupsi

    TRIBUNNEWS.COM – Junta militer Myanmar secara resmi mendakwa pemimpin sipil, Aung San Suu Kyi, dan pejabat lainnya atas dugaan kasus korupsi pada Kamis (10/6/2021).

    “Komisi Antikorupsi telah memeriksa kasus korupsi terhadap mantan penasihat negara Daw Aung San Suu Kyi,” kata kementerian informasi Myanmar.

    “Dia dinyatakan bersalah melakukan korupsi menggunakan pangkatnya,” tambah pernyataan itu Bloomberg.

    Militer sebelumnya telah memindahkan Suu Kyi dan mantan presiden Win Myint dari kediaman mereka di ibu kota.

    Hingga kini, keberadaan keduanya belum diketahui.

    Baca juga: Junta Militer Keluarkan Dugaan Baru Kasus Korupsi Aung San Suu Kyi

    Baca juga: Tiga Tanggapan Indonesia Terkait Kunjungan Sekjen ASEAN ke Myanmar

    Para migran Myanmar di Thailand menunjukkan salut tiga jari dan foto pemimpin sipil Myanmar Aung San Suu Kyi yang ditahan dalam protes menentang kudeta militer di negara asal mereka, di depan gedung ESCAP PBB di Bangkok pada 22 Februari 2021. (Mladen ANTONOV/AFP)

    Menurut laporan Reuters dari Cahaya Baru Global MyanmarDugaan korupsi ini merupakan dakwaan baru terhadap Suu Kyi.

    Sebelumnya, junta militer mendakwa Suu Kyi dengan berbagai kasus lain.

    Aung San Suu Kyi digulingkan oleh militer Myanmar pada 1 Februari.

    Cahaya Baru Global Myanmar mengutip Komisi Pemberantasan Korupsi, yang mengatakan tuduhan korupsi itu terkait dengan penyalahgunaan tanah untuk yayasan amal Daw Khin Kyi miliknya.

    Dikatakan sebuah berkas kasus telah dibuka terhadap Suu Kyi dan beberapa pejabat lainnya pada Rabu.



    https://www.tribunnews.com/internasional/2021/06/10/junta-militer-myanmar-tuntut-aung-san-suu-kyi-atas-dugaan-korupsi