Kabupaten Sumbawa Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Pertama di NTB

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kabupaten Sumbawa meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi NTB sebagai Kabupaten Terbaik Pertama, dalam Pemenuhan Kewajiban Jaminan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat melalui BPJS dan PT-Taspen Tahun 2017.
Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril dari Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTB, di ruang kerja Bupati Sumbawa. Jum’at pagi (22/12)
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Penandatanganan MoU Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi NTB dengan Pemerintah Daerah Sumbawa tentang Pemanfaatan Bersama Data dan Informasi serta Penguatan Koordinasi Penyelengaraan Pelaksanaan Kebijakan Pengelolaan Keuangan Publik dalam Pelaksanaan Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc. ketika penandatanganan MoU menyampaikan, terima kasih kepada seluruh jajaran perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah bekerja dengan maksimal dalam pengelolaan keuangan daerah.
Menyinggung pengelolaan dana desa di Kabupaten Sumbawa, disampaikan H Husni—sapaan akrab Bupati Sumbawa, meminta kepada semua perangkat daerah untuk selalu hati-hati dalam pengelolaan keuangan daerah, khusus kepada Kepala Desa untuk selalu waspada dalam penyaluran dan pemanfaatan dana desa, sebagai bahan antisipasi penyelewengan dana desa. Sementara itu terkait pelaporan dan pertanggung jawaban, Alokasi Dana Desa H Husni, berharap dapat selalu mendapat pendampingan agar kegiatan di lapangan dapat lebih intensif.
Sementara itu Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTB, Tauhid, dalam penjelasannya menyampaikan bahwa esensi dari MoU tersebut adalah ekstensi dari kesepakatan yang sebelumnya yaitu perjanjian Tahun 2014 yang mencakup pertukaran data, dan saat ini diperluas menjadi koordinasi kebijakan fiskal di wilayah Kabupaten Sumbawa.
Disampaikan pula, bahwa menyangkut urusan perencanaan, peleksanaan dan peertanggungjawaban APBD Kabupaten Sumbawa, termasuk menyangkut penyiapan SPM (Surat Perintah Membayar). Diharapkan agar selalu ada koordinasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah dalam hal penyaluran dana desa, DAK (Dana Alokasi Khusus) fisik, penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat), ultra mikro, pengelolaan BLU (Bada Layanan Umum), pinjaman-pinjaman BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang selama inidilelola oleh Dirjen Perbendaharaan. Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan Daftar Isian Pagu Anggaran (DIPA) Tahun 2018.