Kabupaten Sumbawa Raih Penghargaan Nasional Prestasi Pasar Tertib Ukur

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kabupaten Sumbawa mendapatkan penghargaan Tingkat Nasional sebagai salah satu lapak yang terbaik predikat Pasar Tertib Ukur. Penetapan daerah Pasar Tertib Ukur adalah  untuk meningkatkan citra daerah dan pasar tradisional, serta melindungi masyarakat atau konsumen khususnya dalam hal  kebenaran hasil pengukuran dalam transaksi perdagangan atau perniagaan.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Drs H Arief MSi saat ditemui Gaung NTB, belum lama ini menyampaikan bahwa penghargaan itu merupakan suatu kebanggan tersendiri untuk Kabupaten Sumbawa. Penghargaan tersebut diberikan kepada 8 kabupaten/kota dan Kabupaten Sumbawa terbaik Se- Indonesia. “Pemberian predikat ini dilakukan pada awal Desember, tepatnya di Bandung, dan saya langsung yang menerima penghargaan mewakili Bupati Sumbawa,” jelas H Arief.
Untuk diketahui jelas H Arief, untuk mendapatkan penghargaan tersebut ada beberapa kriteria Pasar Tertib Ukur diantaranya mengunakan Ukuran, Takaran, Pertimbangan dan Perlengkapan (UTTP) bertanda  tera sah oleh pedagang di pasar. Kemudian dinas terkait dituntut melakukan pembinaan kepada pemakai UTTP. Selain itu dinas memiliki data yang valid tentang jumlah jenis pemilik UTTP dan kabupaten atau kota memilki program kerja pembinaan UTTP di pasar.
Oleh karena itu dalam upaya meraih predikat penghargaan Pasar Tertib Ukur, menurut H Arief, sebelumnya Kabupaten Sumbawa sudah dilakukan Sidang Tera Ulang di Pasar Brang Biji dan Pasar Labuhan Sumbawa pada bulan Agustus lalu, yang difasilitasi BSML Regional 2 Yogyakarta dengan tim penilai Direktorat Kementerian Perdagangan RI. Perlu diketahui juga sambungnya, sebelum pengujian Tera itu dilakukan, diawali dengan investigasi penilaian, pengambilan sampel, pembacaan lapangan  oleh peneliti atau penilaian dari Direktorat Kemetrologian Kementerian Perdagangan RI. Artinya, obyektifitas tentang predikat yang diperoleh Pasar Tertib Ukur itu berdasarkan metode kerja, surve dan penilaian.
“Saya kira ini adalah langkah maju dan mendapat nilai positif dan kita juga mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perdagangan tahun 2018, bagaimanapun juga kedepan diharapkan devisi atau unit kemetrologian akan menjadi yang terbaik di Pulau Sumbawa,” demikian H Arief.