Kabur dari rumah, gadis remaja dijual ke Masher di Apartemen Kalibata

    Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Praktik prostitusi online yang memperdagangkan anak di bawah umur di Jakarta Selatan terungkap.

    Aparat Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang wanita berinisial AWR (20) yang diduga sebagai mucikari.

    AWR diduga menjual seorang gadis berusia 15 tahun melalui aplikasi Michat.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Achmad Akbar mengatakan, anak perempuan yang menjadi korban eksploitasi seksual masih berstatus pelajar.

    Baca juga: UPDATE Kasus Pelacuran Anak, Cynthiara Alona Akui Tulus dan Terima: Namanya Pengusaha

    “Kasus ini melibatkan satu tersangka berinisial AWR, perempuan, 20 tahun. Sedangkan korban yang kami deteksi adalah seorang gadis berusia 15 tahun,” kata Akbar di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (16/7/2021). ).

    Akbar menjelaskan, kasus ini bermula saat korban kabur dari rumah karena ada masalah.

    Keluarga kemudian melaporkannya ke polisi dan meminta bantuan untuk mencari korban.

    Baca juga: Larang Nikah Kontrak, Eddy Soeparno: Perkuat Aturan Lindungi Perempuan dari Prostitusi

    “Kejadiannya awal Juni lalu, jadi dengan komunikasi dari pihak keluarga dan penyidik ​​PPA, kami mengetahui bahwa anak tersebut ditampilkan di aplikasi MiChat,” jelas Akbar.

    Dari hasil pemeriksaan polisi, gadis tersebut ternyata menjadi korban eksploitasi seksual.



    https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/07/17/kabur-dari-rumah-gadis-abg-dijual-ke-pria-hidung-belang-di-apartemen-kalibata