Kadin dan SKK Migas Serahkan 300 Tabung Oksigen ke TNI AL

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Angkatan Laut Indonesia (AL) menerima bantuan 300 tabung oksigen dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan SKK Migas untuk penanganan pandemi Covid-19. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono mengatakan ratusan tabung oksigen akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit TNI Angkatan Laut di luar Jawa yang membutuhkan.

    Sedangkan tabung oksigen berukuran 7 meter kubik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 123 tabung oksigen diserahkan kepada Dinas Kesehatan (Diskesal) Angkatan Laut DKI Jakarta, sedangkan 177 tabung oksigen diberikan kepada Diskes Koarmada II Surabaya, Jawa Timur.

    “Karena kalau di Jakarta dan Surabaya banyak yang support, di luar Jawa nanti kita berikan ke KRI yang akan keliling ke daerah-daerah yang membutuhkan, seperti kemarin di Bangka Belitung, Dumai, lalu di Bawean dan kita dukung. dengan menggunakan KRI. Jadi kebutuhan tabung oksigen sangat bermanfaat bagi kita semua,” kata Yudo usai penyerahan tabung oksigen di Auditorium Markas Besar Denma, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (31/8).

    Yudo mengatakan TNI AL akan mengirimkan tenaga kesehatan dan dokter ke Papua untuk mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan melaksanakan kampanye vaksinasi Covid-19. Ia mengatakan TNI AL akan mengerahkan KRI Soeharso ke Jayapura.

    “Dengan bantuan tabung oksigen ini juga akan kami bawa ke sana untuk memenuhi kebutuhan RS TNI Angkatan Laut di Jayapura dan juga untuk kebutuhan KRI Soeharso di sana. Sehingga nantinya bisa digunakan untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

    Sekretaris Yayasan Kemanusiaan Kadin Shinta Wijaya Kamdani mengatakan, yayasan akan terus memberikan program bantuan seperti ini. Sebab, menurut Shinta, saat ini masih banyak daerah di luar Jawa-Bali yang membutuhkan tabung oksigen.

    “Saat ini sepertinya kebutuhan tabung oksigen di wilayah Jawa-Bali mungkin sudah mulai berkurang. Tapi di luar sana masih banyak yang membutuhkan, jadi perlu kita antisipasi,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, untuk membantu penanganan pandemi Covid-19, semua pihak harus bersinergi. Karena itu, kata Shinta, Kadin memutuskan bekerjasama dengan TNI AL dalam mendonasikan 300 tabung oksigen, karena jaringan yang dimilikinya dinilai sangat luas dan menjangkau wilayah kecil.

    “Karena pada akhirnya para pelaku usaha sadar tanpa pengendalian pandemi Covid-19 mustahil kita bisa memulihkan perekonomian. Jadi ini harus kita lakukan secara berkesinambungan dan bersama-sama,” jelasnya.

    https://repjogja.republika.co.id/berita/qyq4fp428/kadin-dan-skk-migas-serahkan-300-tabung-oksigen-ke-tni-al