Kadis Dikbud Sumbawa Belum Tentukan Sikap Seleksi Jabatan Sekda

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sejumlah pejabat teras lingkup Pemda Kabupaten Sumbawa, dikabarkan bakal mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), yang sebelumnya telah ditinggal pensiun oleh Drs H Rasyidi Muhktar. Salah satu pejabat yang katanya ingin juga mengikuti seleksi ini adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H Sahril, SPd.

Di temui Gaung NTB, Rabu (03/07), Haji Sahril, belum mau mengiyakan, tapi juga tidak menampik ada keinginannya mengikuti seleksi JPT Pratama untuk jabatan Sekda ini. “Kalau sekarang sih, saya belum menentukan sikap (ikut atau tidak seleksi JPT Prama jabatan Sekda). Nantilah kita lihat,” ujarnya santai.
Ia mengaku belum memutuskan untuk ikut atau tidak, karena ingin melakukan evaluasi dan penilaian terhadap dirinya sendiri (self Assesment).

Namun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) lanjutnya, keinginan untuk ikut seleksi tentulah ada. Apalagi, banyak pengetahuan dan pengalaman yang bisa didapat, jika mengikuti seleksi seperti JPT Pratama untuk jabatan Sekda ini. “Bagi saya yang masih yunior di kalangan birokrat, memanfaatkan pengalaman seperti ikut seleksi JPT Pratama jabatan Sekda ini sangat penting, dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Hitung-hitung cari pengalamanlah, karena di sana banyak pengetahuan yang bisa kita peroleh,” kata Haji Sahril.

Untuk diketahui, dunia seleksi jabatan bagi pria kelahiran 1966 ini bukanlah barang baru. Ia tercatat jadi salah satu orang yang pertama dari kalangan ASN, yang pernah menduduku jabatan Eselon II lewat Panitia Seleksi (Pansel).

Pengalaman birokrasinya pun cukup panjang. Sebelum mendapat mandat dari Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril, BSc, sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, suami dari Hj Jamilah ini, pernah menjadi kepala sekolah pada periode tahun 2001—2006. Saat masuk dunia birokrasi, pada tahun 2006, ia pernah mendapat jabatan Kepala Seksi (Kasi) di Dinas Pendidikan dan Nasional (Diknas) sekarang Dikbud, selama dua tahun.

Kariernya makin moncer setelah pada tahun 2008, ia mendapat amanah untuk menduduki jabatan Kepala Bidang (Kabid)—masih di Dinas Diknas—dalam rentang tahun 2008—2011.
Ia pun pernah diduetkan dengan Kadis Diknas, H Sudirman Malik, SPd, sebagai Sekretaris Dinas Diknas, pada tahun 2011—2014.

Keluar dari Dinas Diknas, ia mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda), selama dua tahun terhitung dari tahun 2014—2016. Berikutnya, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Jabatan Kepala DPMPTSP inilah yang diperolehnya lewat Pansel.