KADISHUB SANGAT OPTIMIS DERMAGA SEBOTOK DITUNTASKAN

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Proyek pembangunan dermaga Sebotok Pulau Moyo Kecamatan Labuan Badas yang dicanangkan Pemda Sumbawa melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa dengan mendapatkan bantuan gelontoran dana dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PDT mencapai sekitar Rp 9,5 Miliar, sangat optimis akan dapat dituntaskan pembangunannya dalam tahun 2017 ini sebagaimana yang direncanakan, ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Ir H Mukmin M.Si dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB Sabtu (28/10) kemarin.
Kenapa kami menyatakan sangat optimis realisasi pembangunan fisik dermaga Sebotok dapat dituntaskan dalam tahun 2017 sesuai dengan yang direncanakan terang Mukmin akrab pejabat senior Pemda Sumbawa ini disapa, karena kegiatan action fisik perdana diawali dengan pemasangan tiang pancang yang dilaksanakan rekanan kontraktor pelaksana pemenang tender PT Kencana asal Kupang NTT yang berkantor pusat di kota Surabaya Jawa Timur itu, sesuai dengan desain kontruksi akan mulai dilakukan Selasa (31/10) yang dihadiri sejumlah pejabat terkait, termasuk TP4D Sumbawa yang sejak awal melakukan pendampingan atas proyek tersebut.
Menurut Kadishub Mukmin, sejumlah material konstruksi yang dibutuhkan bagi pembangunan dermaga Sebotok dimaksud meliputi material batu, besi, semen khusus dari Jawa Timur, tiang pancang, dua unit alat berat Crane dan sejumlah material pendukung lainnya sebelumnya dibawa dan diangkut menggunakan kapal tongkang khusus dari Surabaya itu, kini telah berada dilokasi Sebotok dan telah dilakukan pembongkaran kedaratan dan telah siap untuk mendukung kegiatan bagi pelaksanaan action fisik pembangunan dermaga Sebotok tersebut hingga tuntas pembangunannya sampai dengan akhir Desember mendatang, dimana Pemerintah membangun dermaga Sebotok ini adalah untuk dapat menunjang ketersediaan sarana prasarana dan fasilitas penunjang kelancaran pelayaran dari dan ke wilayah kepulauan, khususnya dalam rangka memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat itu sendiri, ujarnya.
Hal senada juga dijelaskan rekanan kontraktor pelaksana PT Kencana melalui Penanggung Jawab Pelaksana Lapangan Juju Hariono kepada Gaung NTB kemarin, bahwa setelah sejumlah material kontruksi yang dibutuhkan bagi pembangunan dermaga Sebotok itu telah dilakukan loading material barang (bongkar) kedarat dengan memakan waktu sekitar 3 – 5 hari lamanya, maka kegiatan action fisik lapangan proses pemasangan pancang yang memang telah dirakit dan dipersiapkan sebelumnya sudah bisa dilakukan Selasa, dengan disaksikan sejumlah pejabat terkait Pemda Sumbawa dan warga masyarakat setempat sebagai pertanda kalau kegiatan pekerjaan sudah mulai dilakukan oleh rekanan kontraktor pelaksana, tukasnya.
Dalam pembangunan dermaga Sebotok ini terang Juju Hariono, dalam pelaksanaan dilapangan pihak perusahaan telah menyiapkan tenaga teknis secara internal sebanyak 30 orang sesuai dengan keahlian dan bidang masing-masing, sedangkan untuk tenaga kerja lokal setempat terutama bagi warga yang tidak memiliki aktivitas direkrut untuk membantu pelaksanaan pekerjaan fisik proyek tersebut mencapai sekitar 40 orang perhari dan secara teknis digambar perencanaan itu khan sebenarnya pekerjaan menggunakan teknologi biasa (normal), karena mengingat waktu pelaksanaan pekerjaan proyek sesuai kontrak terhitung sejak akhir Agustus hingga akhir Desember mendatang, maka kita menggunaka sistem “Brecast” artinya kualitas produk yang disajikan itu up dari RKS, karena kita mengejar waktu yang ada atau lebih jelasnya perusahaan memberikan lebih dari RKS yang ditentukan dan inilah kondisinya, sehingga optimis pihak perusahaan dengan mengerahkan seluruh kekuatan dan kemampuan yang dimiliki menggunakan teknologi tinggi akan dapat mewujudkan dan merealisasikan apa yang menjadi harapan Pemda dan warga Sumbawa khususnya bagi warga masyarakat Sebotok tersebut, pungkasnya.