Kafe dan Restoran Live Music di Jakarta Diperbolehkan Lagi

    Manajer kafe menyambut baik izin ‘live music’ untuk diizinkan kembali.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengelola kafe menyambut baik kembali diberlakukannya live music di restoran dan kafe oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Izin ini diberikan di tengah berbagai pembatasan akibat pandemi.

    “Memang benar ada pelonggaran dan kita sudah menggelar ‘live music’ dengan protokol kesehatan,” kata pengelola Box Tebet Cafe, Budi di Jakarta, Kamis (10/6).

    Budi mengatakan, “live music” merupakan bagian tak terpisahkan dari kafe dan restoran. Sebab, hiburan ini membuat pengunjung betah dan betah berlama-lama.

    “Tentu ini akan menguntungkan kita,” kata Budi.

    Budi mengatakan, musisinya sendiri bukanlah band yang terkenal. Tapi memang mereka yang punya bakat dan minat menyanyi.

    “Kami mengakomodir mereka untuk menyalurkan hobi bermain musik dan menyanyi, sehingga kami bisa membantu membawa mereka ke orbit,” kata Budi.

    Budi mengatakan para pemain memang memiliki bakat menyanyi dan bermain musik. Namun, mereka tidak memiliki tempat untuk menyalurkan bakat mereka.

    “Jadi kami memfasilitasi mereka. Mereka bisa makan dan minum gratis dan juga mendapat ‘fee’,” kata Budi.

    Alat musik yang digunakan, seperti gitar, sulit, dan sebagainya. Sedangkan lainnya seperti sound system, mic dan piano disediakan.

    “Kami juga membatasi kapasitas personel ‘live music’ hanya empat hingga lima orang,” jelas Budi.

    Berdasarkan pantauan, kafe yang terletak di Tebet ini terdiri dari tiga lantai, sedangkan panggung musik ditempatkan di lokasi paling atas (roof top). Lantai pertama menggunakan fasilitas AC, lantai dua tanpa AC, lantai tiga untuk keperluan rapat.

    Menurut Budi, kafe buka mulai pukul 08.00-21.00 setiap hari, serta “live music” mulai pukul 19.00-21.00. Kapasitas kafe juga dibatasi hingga 50 persen, jika biasanya 100-150 pelanggan saat ini hanya 50-60 pengunjung.

    Untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19, pelanggan wajib menerapkan protokol kesehatan seperti bersedia diperiksa suhu tubuhnya, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Bahkan satu jam sebelum kafe tutup, staf akan mengingatkan pengunjung, jelas Budi.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/quhe6x463/emlive-musicem-kafe-dan-restoran-di-jakarta-diizinkan-kembali