Kanit Buser Polres Denpasar dicopot dari posisinya

    Menurut Kombes Jansen, polisi yang memukuli perempuan pekerja klub malam itu diperiksa oleh Propram.

    REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR – Seorang anggota polisi dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan pemukulan terhadap seorang perempuan yang bekerja di sebuah kelab malam di Kota Denpasar, Provinsi Bali. Polisi itu dilaporkan seorang perwira. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (25/5), sekitar pukul 20.00 WITA.

    “Ya, dia dicopot dari jabatannya karena dulu dicurigai apa pun alasannya ada anggota di klub malam Baik harus jelas, dan harus ada surat tugas. Yang bersangkutan (Opsnal) Kapolsek Buser, “kata Kapolsek Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan saat dikonfirmasi di Kota Denpasar, Minggu (30/5).

    Dia mengatakan petugas polisi dicopot dari posisinya berdasarkan kehadirannya di kelab malam. Menurut Jansen, secara disiplin anggota Polri dilarang berada di tempat seperti itu, kecuali dalam misi penugasan yang jelas.

    “Sebagai bentuk penegasan bahwa anggota (Polri) dilarang mengunjungi tempat hiburan, dengan informasi ini, dia (polisi) mengaku ke tempat itu. Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa di Propam Polda Bali,” ujarnya. .

    Jansen menuturkan, jika nanti aparat kepolisian terbukti bersalah, berarti mereka tidak bisa lagi menjabat. Namun, jika Propam tidak bersalah, jabatan yang bersangkutan akan dikembalikan.

    “Tapi kalau polisi menyatakan dia tidak bersalah, misalnya dia ada di sana dengan tujuan untuk melakukan tugasnya dan bisa membuktikannya, itu berarti kami akan mencabut dia lagi,” kata Jansen.

    Soal ada tidaknya petugas polisi memukuli karyawan klub malam itu, masih dalam proses penyidikan. Hingga saat ini, kata Jansen, belum ada laporan ke Polda Denpasar terkait dugaan pemukulan tersebut.



    https://www.republika.co.id/berita/qtwwbo484/kanit-buser-polresta-denpasar-dicopot-dari-jabatannya